Angkasa Pura 2

Pelabuhan Belawan Dibanjiri Puluhan Ribu Ton Jagung

DermagaSelasa, 10 April 2012
Pelabuhan-Belawan

Sangat tinggi kebutuhan jagung di kawasan Sumatera Utara. Selain mesti impor dalam jumlah besar, kebutuhan itu juga ditutupi melalui pasokan dari daerah lain. Walhasil, Pelabuhan Belawan menjadi sibuk dengan bongkar muat komoditas tersebut.

Puluhan ribu ton jagung dari India dan Lampung membanjiri pelabuhan tersebut sejak Januari 2012. “Pasokan jagung dari luar Sumatera Utara ini untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak,” jelas Kepala Humas Humas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Belawan, M Azmi Jauhari, Senin.

Sebanyak 5.002 ton jagung antar-pulau asal Pelabuhan Panjang, Lampung, dibongkar di demaga 202 Pelabuhan Belawan. Jagung yang diangkut kapal MV Serasi I berbendera Indonesia itu tiba di Belawan, Kamis (29/3) lalu.

Sebelumnya, pada Januari dan Februari 2012, 25.400 ton jagung asal India tiba di Pelabuhan Belawan. Pada Januari, tiba 10.600 ton jagung impor dalam dua tahap. Pertama, kapal MV Hong Lu berbendera Kribati membawa 5.000 ton jagung India sandar di Belawan, Kamis (19/1). Kedua, Rabu (25/1), kapal MV Thien Quang berbendera Vietnam tiba dengan mengangkut 5.600 ton jagung..

Sedangkan pada Februari, tepatnya Rabu (29/2), datang 14.800 ton jagung impor. Sebanyak 6.600 ton jagung milik PT Feet Mill Indonesia KIM II serta 8.200 ton pesanan PT Charon Pokphan Indonesia itu diangkut kapal MV Cello Di Amalfi berbendera Panama.(ginanjar)

← Artikel Sebelumnya