Garuda Resmikan Gudang Kargo Baru

KokpitKamis, 12 April 2012
Gudang-Kargo-Garuda

Sebagai bagian dari program transformasi perusahaan dan sebagai upaya untuk meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa, khususnya para pengguna jasa cargo, pada hari ini, Kamis (12/4), Garuda Indonesia meresmikan penggunaan gudang cargo domestik yang berada di area pergudangan bandara Soekarno – Hatta. Acara peresmian tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar serta dihadiri oleh para mitra usaha.

Gudang yang telah direnovasi tersebut, memiliki kapasitas ruangan lebih luas yaitu 4,625.12 M, serta memiliki fasilitas khusus seperti jalur khusus untuk “go product” yang terdiri dari “go synergy” yang merupakan layanan khusus bagi pelanggan sejak pelaksanaan reservasi hingga penerimaan barang; “go priority speed”, layanan eksklusif pengiriman paket dan dokumen antar bandara; “go priority heavy”, layanan khusus pengiriman barang-barang berat (heavy cargo) antar bandara secara cepat dan aman; dan “go select”, layanan pengiriman barang antar bandara yang memerlukan perhatian khusus. Selain jalur khusus “go product” tersebut, gudang cargo domestik tersebut juga dilengkapi oleh fasilitas x-ray yang digunakan untuk mendeteksi barang berbahaya.

Emirsyah Satar mengatakan, renovasi gudang kargo tersebut merupakan upaya Garuda Indonesia untuk secara terus menerus meningkatkan layanannya kepada para pengguna jasa – khususnya para pengguna jasa kargo.

“Upaya ini juga merupakan salah satu bagian dari program jangka menengah dimana pada tahun 2015 mendatang, Cargo Garuda Indonesia akan menjadi leader for Asian Cargo Brand,” kata Emirsyah Satar.
Selain itu, pada kesempatan tersebut juga diresmikan penampilan website baru Garuda Indonesia Cargo serta implementasi “e-cargo (Cargo Management System).” Sistem ini memungkinkan para pengguna jasa untuk dapat melakukan pembukuan secara online. Sebelumnya reservasi dilakukan melalui call center. Selain fasilitas pembukuan secara online, para pengguna jasa juga dapat memanfaatkan web tersebut untuk melakukan “tracking” barang.

Tahun 2011, Garuda berhasil mengangkut 229 ribu ton cargo, meningkat 10,8 persen dari tahun 2010 yang sebanyak 207 ribu ton cargo. (Ali S)