Angkasa Pura 2

Dirjen Perhubungan Laut

Pelabuhan Karawang Ditawarkan ke Investor Jepang

DermagaKamis, 12 April 2012
Dirjen-perhubungan-Leon-Muhammad

Dirjen Perhubungan Laut Leon Muhammad terbang ke Jepang, Rabu (11/4/2012) malam. Di Negeri Sakura itu, dia akan mempromosikan peluang investasi membangun pelabuhan di Indonesia.

“Saya diundang menteri transportasi Jepang untuk presentasi mengenai peluang investasi kepelabuhanan. Mungkin sejumlah perusahaan Jepang akan ikut dalam pertemuan tersebut,” jelas dirjen kepada beritatrans.com, Rabu sore.

Dia mengemukakan peluang swasta, termasuk investor asing, untuk membangun pelabuhan diperkenan oleh regulasi, terutama Undang-undang No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. “Siapa pun diperkenankan untuk membangun dan mengoperasikan pelabuhan,” tuturnya.

Peluang tersebut, Leon mengemukakan terutama di kawasan timur Indonesia. “Ini sejalan dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), terutama untuk koridor empat dan lima,” ujarnya.

Meski demikian, investor bisa saja membangun pelabuhan di kawasan barat Indonesia. “Seperti investasi untuk membangun Pelabuhan Cilamaya, Karawang, yang rencananya jauh lebih besar dan luas ketimbang Pelabuhan Tanjung Priok,” ungkapnya.

Leon mengingatkan meski ada pembangunan pelabuhan baru seperti di Cilamaya, dan perluasan Pelabuhan Kalibaru, tetapi tidak dimaksudkan untuk mengganti Pelabuhan Tanjung Priok.(ffw).