Angkasa Pura 2

Sejumlah Perusahaan Otobus Masih Melakukan Pelanggaran

KoridorSelasa, 17 April 2012
Terminal Mangkang

Sejumlah operator angkutan penumpang bus di Semarang, Jawa Tengah masih ada yang melakukan pelanggaran, khususnya dilakukan oleh awak kendaraanya. Mereka rata-rata tidak menjadikan terminal bus Mangkang Semarang sebagai tujuan akhir .

Atas dasar itu, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang melakukan tindakan dengan penilangan.
Kebanyakan modus yang dilakukan adalah memalsukan trayek. Mereka ambil trayek ke Cepu dan daerah timur. Tetapi ternyata setelah dilakukan pemantauan. Mereka tidak sampai ke Cepu atau ke daerah timur lainnya, mereka hanya sampai ke kawasan Terboyo Semarang.

“Sampai di kawasan Terboyo mereka putar balik ke arah barat lagi,” kata Kepala Dishubkominfo Kota Ednawan Haryono, kemarin.

Haryono mengakui, meski sudah dilakukan penilangan, cara itu belum cukup ampuh menghentikan pelanggaran. Untuk itu Dishubkominfo akan mengumpulkan surat tilang dari bus yang melanggar dan akan digunakan sebagai bahan rekomendasi pencabutan trayek ke Dirjen Perhubungan Darat.

“Sudah kami tilang berulangkali tetap tidak jera. Maka kami akan kumpulkan surat tilang. Kalau memang ada yang sudah tiga kali kena tilang, kami akan rekomendasikan pencabutan trayek oleh Dirjen Perhubungan Darat. Bukti surat tilang menjadi bahan rekomendasi,” tegas Ednawan.

Menurutnya, sistem optimalisasi Terminal Mangkang sudah tidak bisa diubah. Pihaknya tetap konsisten dengan aturan dan kebijakan yang selama ini dibuat. Jika tidak mengambil ketegasan, pelanggaran akan membuat kesenjangan awak bus lain. Selain itu, kelakuan para awak bus tersebut dapat merusak sistem yang selama ini telah dijalankan. (Adjie)