Angkasa Pura 2

Kuartal I 2012, Pendapatan Garuda Tumbuh 23 Persen

KokpitSenin, 30 April 2012

JAKARTA (Berita Trans) – PT Garuda Indonesia berhasil meraih pendapatan sebesar USD717.45 juta pada kuartal I tahun 2012 dan membukukan” “laba komprehensif periode berjalan” sebesar USD4.9 juta. Pendapatan kuartal I/2012 Garuda Indonesia tersebut meningkat sebesar 23 persen dibanding kuartal I/2011 yang sebesar USD583.30 juta. Sementara “laba komprehensif periode berjalan” mengalami peningkatan signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu yang mengalami kerugian (loss) sebesar USD19.34 juta.

VP Komunikasi Perusahaan Garuda Pujobroto mengatakan, peningkatan pendapatan dan laba komprehensif tersebut berhasil dicapai melalui pelaksanaan berbagai langkah efisiensi dan ekspansi operasional perusahaan melalui pelaksanaan program “Quantum Leap” untuk mengembangkan Garuda hingga tahun 2015.

“Program ‘Quantum Leap’ memiliki peran yang strategis dalam kaitan dengan pengembangan Garuda ke depan, khususnya dalam menyiapkan fundamental Garuda Indonesia agar menjadi airline yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan bisnis ke depan,” kata Pujobroto melalui siaran pers yang diterima beritatrans.com di Jakarta, Senin (30/4).

Pujo mengatakan, selain berhasil meraih peningkatan pendapatan dan laba komprehensif periode berjalan secara signifikan, pada kuartal I tahun 2012 ini, Garuda Indonesia juga berhasil meningkatkan kinerja aspek operasionalnya. Garuda Indonesia berhasil mengangkut sebanyak 4.6 juta penumpang atau meningkat sebesar 25.33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 3.7 juta penumpang.

Penumpang domestik mengalami peningkatan sebesar 23.01 persen dari 2.598.224 penumpang pada kuartal I/2011 menjadi 3.195.996 penumpang pada kuartal 1/2012. Penumpang internasional juga meningkat menjadi 834.492 penumpang dari tahun lalu sebanyak 706.886, atau mengalami peningkatan sebesar 18.05 persen.
Kapasitas produksi juga meningkat sebesar 16.5 persen menjadi 8.57 miliar dari 7.35 miliar seat kilometer pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, yield penumpang meningkat sebesar 9.55 persen menjadi USC 9.41 dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar USC 8.59.

Selama kuartal I/2012, frekuensi penerbangan Garuda Indonesia (domestik dan internasional) juga mengalami peningkatan sebesar 23 persen dari 28,952 penerbangan pada kuartal I tahun lalu menjadi 35,144 penerbangan pada kuartal I tahun 2012 ini. Frekuensi penerbangan di domestik meningkat sebesar 17.57 persen menjadi 24.750 penerbangan dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 21.051 penerbangan. Sementara penerbangan internasional meningkat sebesar 27.27 persen menjadi 6.029 penerbangan dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 4.737 penerbangan.

Garuda Indonesia berhasil meningkatkan isian penumpang (Seat Load Factor/SLF) pada kuartal I/2012 ini sebesar 1.53 persen menjadi 72.79 persen, dari 71.69 persen pada periode yang sama tahun lalu disamping peningkatan utilisasi pesawat sebesar 6.13 persen menjadi 10:41 dari 10:04 jam pada periode yang sama tahun lalu. Tingkat ketepatan penerbangan (OTP) pada kuartal I/2012 ini mencapai 86 persen.

“Selain itu, Garuda juga berhasil meningkatkan angkutan cargo sebesar 16.68 persen menjadi 65.488 ton cargo dibanding tahun lalu yang sebanyak 56.127 ton cargo,” ujar Pujo. (ali s)

← Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya →
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari