Angkasa Pura 2

Dirjen Perhubungan Udara Dukung PT Gapura Angkasa & PT DIRA Kelola Terminal Umroh

BandaraJumat, 11 Mei 2012
Jamaah Umroh di Terminal Haji/Umroh Bandara Seokarno – Hatta

TANGERANG (Berita Trans) – Dirjen Perhubungan Udara Harry Bhakti menyambut baik aksi bisnis PT Gapura Angkasa menggandeng PT DIRA untuk mengelola Terminal Haji/Umroh di Bandara Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten. Pengelolaan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan di Terminal II bandara tersebut.

“Kami tak hanya menyambut baik, tetapi juga mendukung pengelolaan terminal tersebut. Bahkan kami rencanakan jamaah umroh secara permanen dilayani di Terminal Haji/Umroh,” ungkap Harry Bhakti kepada Berita Trans, Jumat (11/5/2012). “Untuk itu, kami mesti berkoordinasi dengan instansi terakit”.

Dukungan juga dikemukakan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sunoko. “Walaupun hanya sementara karena terminal itu akan terkena proyek pengembangan Terminal III, tetapi bukan tidak mungkin pengelolaan Terminal Haji/Umroh berlanjut di lokasi baru, yang akan kami bangun,” tutur Tri Sunoko.

Dia mengutarakan pengelolaan tersebut dapat memgunfsikan Terminal Haji, yang selama ini idle di luar waktu keberangkatan dan kedatangan jamaah haji. “Ketimbang menganggur kan lebih baik dimanfaatkan, sehingga ada pemasukan bagi kami untuk menutupi biaya pemeliharaan dan perawatan Terminal Haji,” ujarnya.

Pengelolaan Terminal Haji/Umroh di Bandara Soekarno – Hatta tersebut, Jumat (11/5/2012) pagi, di-soft launching oleh PT Gapura Angkasa dan PT DIRA. PT Gapura Angkasa merupakan anak perusahaan dari konsorsium PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, dan PT Garuda Indonesia.

Sebanyak 29 jamaah umroh menjadi konsumen pertama, yang menikmati pelayanan di terminal tersebut. Mereka terlihat sumringah ketika disambut Direktur Utama PT Gapura Angkasa A. Soebagyo, Direktur Keuangan PT Gapura Angkasa Hariyanto, serta Chairman PT DIRA Muhammad Andy.

Mengenai aspek bisnis dari pengelolaan terminal tersebut, Soebagyo menyatakan murni ibadah, sekaligus pelayanan kepada rakyat Indonesia, yang menunaikan ibadah umroh, juga membantu PT Angkasa Pura II mengurai kepadatan penumpang dan penerbangan di Terminal II Bandara Soekarno – Hatta.

“Setiap hari, sekitar 1.000 jemaah haji umroh dilayani Terminal II. Jumlah ini akan terus melonjak, terutama saat Bulan Ramadhan nanti. Kami mesti berkontribusi untuk memecah kepadatan ini. Kalau kalkulasi bisnisnya ya upaya ini memang rugi. Tetapi dalam jangka panjang memang prospektif bisnisnya. Tetapi jangan melulu bicara laba rugi, karena kalau kepada rakyat mesti aspek pelayanan dikedepankan,” tegasnya.

KEREN
Berita Trans melihat jamaah umroh begitu dimanjakan di Terminal Haji/Umroh. Begitu tiba, jamaah disajikan oleh nuansa Islami. Berbagai ornamen eksterior dipajang antara lain kaligrafi Arab dilengkapi arti dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Untuk masuk ke ruangan, jamaah mesti melewati pemeriksaan X-Ray dan petugas Aviation Security PT Angkasa Pura II. Setelah itu, melintasi pemeriksaan Imigrasi. Lalu masuk ke ruangan bernuansa seperti berada di Kota Makkah. Audio mengalunkan pengajian ang begitu syahdu terdengar. Sekitar 10 televisi LCD menghiasai berbagai sisi ruangan. Menayangkan simulasi ibadah umroh dan berita langsung tentang suasana di Masjidil Haram. Keren memang.

Selain dilengkapi dengan dua musholla, di dalam ruangan juga tersedia empat toilet bersih dan harum bunga. Terdapat pula areal bila biro perjalanan umroh hendak mengadakan briefing kepada petugas atau jamaah. Terdapat pula dua konter penukaran uang (money changer), ruang kesehatan, serta ruang petugas kementerian agama.(ffw).

loading...