Angkasa Pura 2

Pilot Merpati Lawan Dahlan Iskan

KokpitSenin, 14 Mei 2012
merpati

JAKARTA (Berita Trans) – Keputusan Menteri BUMN Dahlan Iskan memecat Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Sardjono Jhony Tjitrokusumo mendapat perlawanan. Seluruh pilot maskapai tersebut menggelar mogok kerja mulai Senin (14/5/2012) ini.

“Aksi mogok dilakukan sampai dengan aspirasi kami didengar dan dipatuhi kementerian BUMN. Karena kami percaya bahwa jika dipaksakan Dirut baru maka kinerja Merpati menjadi buruk,” tegas Koordinator Komite Solidaritas Penerbang Merpati Nusantara Airlines, Capten Eman Supritaman, dalam siaran pers yang didistribusikan ke media massa.

Dia mengutarakan mogok diikuti 390 penerbang untuk pesawat dan awak kabin yang melayani rute domestik dengan pesawat Boeing 737. Aksi ini segera diberitahukan ke Suku Dina Tenaga Kerja Jakarta Pusat.

Dia mengemukakan di saat karyawan MNA baru saja merasakan kesejahteraan dan iklim kerja, kementerian BUMN menganti Direksi Merpati Nusantara Airlines tanpa alasan jelas. Pemberhentian itu bahkan tanpa mekenisme rapat umum pemegang saham (RUPS) seperti yang diatur dalam UU NO 19 Tahun 2003 tentang BUMN.

Pihak manajemen MNA sendiri mengimbau karyawan untuk membatalkan aksi mogok kerja. Kepala Humas MNA, Sudirato, mengemukakan pemogokan akan mengganggu operasional 178 frekwensi penerbangan MNA untuk melayani pengguna jasa.

Sudirato mengakui manajemen hanya bisa sebatas mengimbau. Soalnya, tidak bisa memaksa karyawan untuk tetap bekerja. Pemogokan itu tidak bisa diantisipasi sebelumnya. Manajemen amat kesulitan menyiapkan pilot pengganti.

Hal senada dikemukakan SVP Corporate Planning Merpati Nusantara Erry Wardhana mengatakan sudah ada surat penggantian direktur utama dan akan diserahterimakan Senin, 14 Mei 2012.Posisi Sardjono akan digantikan Komisaris Utama MNA Rudi Setyopurnomo.

“Surat penggantiannya sudah ada, dan kami sangat menyangkannya karena dilakukan mendadak, sehingga tongkat estafet kepemimpinan tidak berjalan mulus,” ucap Erry, Minggu siang, 14 Mei 2012.(Via).