Angkasa Pura 2

INSA & BP Migas Sepakati Pengadaan Kapal Offshore

DermagaRabu, 16 Mei 2012
offshore

JAKARTA (Berita Trans) – Untuk memenuhi ketersediaan kapal kebutuhan offshore (eksplorasi minyak lepas pantai) di sektor hulu migas,Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) dan BP Migas menandatangani kesepakatan pengadaan armada tersebut.

Kesepakatan ditandatangani, Selasa (15/5/2012). Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto mengatakan penandatanganan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung program pemberdayaan industri pelayaran nasional sejak 2005.

Kesepakatan yang menjadi bagian dari upaya melaksanakan kebijakan nasional asas cabotage itu sejalan dengan dengan amanat UU No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran. “Kami yakin, sesuai dengan permenhub No. 48 tahun 2011 itu, pelaksanaan asas cabotage di sektor hulu migas akan berjalan dengan baik,” katanya.

Sedangkan Wakil Ketua Umum INSA Darmansyah Tanamas mengatakan ke depan, pengadaan kapal offshore akan diarahkan untuk melaksanakan roadmap asas cabotage di sektor hulu migas. Kebijakan itu ditargetkan dapat dilaksanakan secara penuh dalam 3 tahun ke depan. “Ini tantangan yang harus dijawab bersama,” ujarnya.

Dia menjelaskan kapal-kapal tersebut terdiri dari kapal yang bergerak di sektor survey seismik, pengeboran dan kontruksi lepas pantai, termasuk untuk penyediaan kapal penunjang operasi offshore jenis tertentu.
IZIN
Seperti diketahui, Pemerintah menerbitkan Permenhub No.48/2011 tentang tata cara dan persyaratan pemberian izin penggunaan kapal asing untuk kegiatan lain yang tidak termasuk kegiatan mengangkut penumpang dan/atau barang dalam kegiatan angkutan laut dalam negeri.

Permenhub yang terbit pada 18 April 2011 itu mengatur secara ketat penggunaan kapal asing untuk kegiatan survei, konstruksi dan pengeboran lepas pantai baik mengenai jangka waktu penggunaannya, proses perizinannya maupun mekanisme pengoperasiannya.(ffw).

loading...