Angkasa Pura 2

Swasta Bangun Bintan Resort Airport

BandaraRabu, 16 Mei 2012
bintan2

BINTAN (Berita Trans) – Kali pertama dalam sejarah, swasta membangun bandara. Adalah Bintan Resort International, yang memulai ground breaking pembangunan bandara tersebut di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, Rabu (16/05/2012).

Bandara bernama Bintan Resort Airport tersebut digunakan hanya untuk keperluan turis dan kargo. Frans G. Gunara, seorang direktur di Resorts Bintan, mengemukakan bandara dengan panjang landasan pacu 2,5 kilometer itu dibangun di kawasan industri Lobam atau sekitar 25 menit perjalanan dengan mobil dari lokasi resort.

Dia mengemukakan bandara yang dibangun dengan biaya 60 juta dolar itu direncanakan dapat melayani pesawat wide body seperti Boeing 737 atau Airbus 320S. Bandara dibutuhkan mengingat terus meningkatnya arus kedatangan turis. Tahun lalu, tercatat ada 433.000 turis, yang 17 persen di antaranya merupakan turis berbahasa Melayu atau Indonesia.

Dengan adanya bandara, Frans meengutarakan diharapkan turis yang datang ke resor seluas 18.000 hektar itu semakin meningkat. Targetnya sebanyak 800.000 turis tahun 2014 dan satu juta turis tahun 2015.

Bintan Resorts, merupakan anak perusahaan dari Singapura yang terdaftar perusahaan investasi Gallant Venture, yang berafiliasi dengan kelompok Salim, salah satu konglomerat terbesar di Indonesia.

GAPURA ANGKASA
Secara terpisah, Direktur Utama PT Gapura Angkasa A. Soebagyo mengemukakan pihaknya ditawari oleh Grup Salim untuk berinvestasi di bandara tersebut. Potensi investasi antara lain membangun terminal kargo dan menangani ground handling.

“Kami merespon positif tawaran itu. Karenaya, kami masih dalam pembicaraan intensif soal kerjasama itu. Tentu aksi bisnis ini mesti persetujuan pemegang saham,” jelas bos dari anak perusahaan PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II dan PT Garuda Indonesia itu.(ffw).