Angkasa Pura 2

Perjuangan Berat Naik KA dari Tambun

EmplasemenSabtu, 2 Juni 2012
tika1

BEKASI (Berita trans) – Pukul 05.00, dua loket penjualan tiket baru di dibuka di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi. Ratusan calon penumpang bersegera antre membeli tiket kereta tujuan Jakarta, bertarif Rp2.000.

Petugas cekatan melayani penjualan tiket, juga cepat memberikan uang kembalian. Setelah mendapatkan tiket, ratusan calon pengguna jasa kereta mencari tempat untuk menunggu kereta yang tiba ejam lagi. Di antara mereka, bisa duduk di kursi, di bibir taman, juga lesehan beralaskan koran di atas lantai emplasemen stasiun.

“Sengaja datang lebih awal agar bisa cepat dapat tiket, juga dapat antrean depan untuk naik kereta,” ujar Dewi, warga Desa Mangun Jaya, Tambun selatan, kemarin. Dia berharap kereta lebih banyak lagi jadwalnya sehingga tidak harus berdesakkan ketika hendak naik dan di dalam kereta.

Selain itu, dia berharap disediakan kereta dengan gerbong khusus perempuan, balita dan lansia. “Jangan kami harus ikut berdesakkan dengan kaum lelaki. Selain sering kali harus berdesakkan dengan lawan jenis, juga berpotensi untuk pelecehan seksual. Beluim lagi kalau ada copet,” ujar pegawai satu perusahaan di kawasan Matraman, Jakarta Timur, itu.

Pukul 05.51, kereta pertama tujuan Jakarta datang. Suara riuh terdengar di antara suara pengumuman dari pihak stasiun. Kontan ratusan penumpang, termasuk kaum perempuan berdesakkan menaiki kereta. Di dalam kereta, tampak penumpang berhimpitan. Tentu mereka akan berhimpitan lagi karena kereta juga akan berhenti untuk mengangkut penumpang dari beberapa stasiun lainnya.(Mustika dan Riska, mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara, Bekasi).

← Artikel Sebelumnya
loading...