Angkasa Pura 2

Penumpang KA Didenda Rp50.000 atau Bersihkan Stasiun

EmplasemenKamis, 7 Juni 2012
tika5

BEKASI (Berita Trans) – Stasiun Bekasi mulai beraktifitas pukul 05.00 pagi. Ada dua lokasi loket ticketing masing-masing di depan dan belakang stasiun.

Loket tersebut masing-masing dilayani leh tiga petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI). Harga tiket kelas ekonomi bekisar Rp. 1500. Sedangkan kelas AC ekonomi sebesar Rp. 6500. Dengan tujuan akhir Stasiun Jakarta Kota.

Tentang ketentuan mengenai anak usia tiga tahun k eatas wajib membeli tiket, belum banyak diketahui oleh masyarakat. “Anak saya biasanya gak pernah pake tiket ko, karena masih kecil, masa anak masih bisa di pangku harus beli tiket sih ” tutur Ratih, kemarin.

Karcis berlaku untuk 1 (satu) kali perjalanan sesuai dengan tujuan tertera pada karcis. Mulai pada 1 Juni 2012, penumpang KRL COMMUTER LINE, termasuk kereta ekonomi atau AC ekonomi, yang tidak memiliki karcis/ tanda tempat yang sah, maka akan dikenakan denda suplisi sebesar Rp. 50.000.

“Sudah ada sih penumpang yang tertangkap tidak memiliki karcis, langsung dibawa ke tempat pengamanan, dan ditagih uang dendanya sebesar Rp.50000. Tapi kalo memang benar-benar tidak punya uang, ada juga yang dapet dispensasi palingan disuruh nympu-nyapu sekitar stasiun atau ngepel aja,” ungkap Khaerul, salah satu petugas.

TIKET LEBARAN
Menjelang Hari Raya Idul Fitri (Lebaran) untuk kelas Bisnis dan Eksekutif pembelian tiket telah dibuka pada H-90 sampai dengan H-7. Dengan membawa persyaratan KTP serta kartu keluarga. Harga tiket beragam dari Rp. 55.000 – 750.000 sesuai dengan tujuannya masing-masing. Sedangkan untuk kelas ekonomi akan dibuka pada H-7.

Setiap yang mengantri hanya dapat membeli maksimal 4 tiket saja. “Saya dan keluarga berminat pulang kampung lebaran tahun ini, saya kira bisa beli 6 langsung tiketnya, ternyata dibatesin maksimal 4 tiket, padahal keluarga saya kan beranggotakan 6 orang, jadi masih kurang 2(dua) deh, terpaksa besok bapak saya deh yang beli tiketnya lagi,” Ujar Selvi.(Mustika Rahma Tanjung, mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara, Bekasi).