Angkasa Pura 2

Bandara Soekarno – Hatta Antisipasi Lonjakan Penumpang Liburan Sekolah

BandaraJumat, 15 Juni 2012
Bandara Soetta1

TANGERANG (Berita Trans) — Mengantisipasi lonjakan penumpang liburan sekolah, kualitas pelayanan Bandara Soekarno-Hatta ditingkatkan. Peningkatan itu antara lain mengembangkan kapasitas boarding lounge dengan membuat conneting corridor di Terminal 1 C dan B.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S Sunoko, Jumat (15/6/2012), mengemukakan upaya lain berupa mengoperasikan fixed bridge baru di Terminal 3, meningkatkan kualitas garbarata di Terminal 1, dan penambahan 600 unit kursi untuk boarding lounge Terminal 1.

Selain itu, penggantian 16 unit X-ray sebanyak di Terminal 1, penggantian 36 unit monitor Flight Information Display System (FIDS) dari 30 inchi menjadi 60 inchi, penambahan CCTV di sisi udara, penambahan kapasitas penyejuk ruangan (AC) di semua boarding lunge, pembenahan dan perbaikan Garbarata, serta peningkatan pelayanan dengan menyiapkan petugas bergerak (mobile) untuk menjaga kebersihan dan ketertiban di semua area, termasuk membantu penumpang datang dan berangkat.

Selanjutnya, penggantian dan penambahan lampu penerangan di sejumlah lokasi, membuat pagar antrean yang mengular secara permanen di setiap pintu masuk pemeriksaan (SCP) Terminal 1A, B, C, serta menyiapkan penerapan E-PSC atau sistem pembayaran Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) yang diawali di Terminal 1C.

Khusus di Terminal 3, sehubungan dengan pengoperasian maskapai Lion Air belum lama ini, dilakukan pula penambahan trolley serta pengoperasian fixed bridge baru. ”Karena dengan masuknya Lion Air, jumlah penerbangan di Terminal 3 saat ini menjadi 26 flight per hari. Kalau rata-rata 100 penumpang per flight, artinya ada sekitar 2600 penumpang yang harus dilayani. Terkait liburan sekolah, disiapkan juga area Kids Playground atau arena bermain anak,” jelas Tri Sunoko.

PERSONEL
Untuk lebih menjamin rasa aman, Tri Sunoko mengungkapkan jumlah personel ditambah, baik untuk pengaturan kendaraan di area curb side (pelataran) terminal maupun untuk pengamanan di dalam dan luar terminal. Terkait pengamanan di luar area terminal, PT Angkasa Pura II bekerja sama dengan personel kepolisian dan TNI guna mengantisipasi kegiatan-kegiatan yang mengganggu kenyamanan dan keamanan penumpang.

“Sedangkan untuk di area dalam terminal, curb side (area kedatangan dan keberangkatan) maupun area parkir kendaraan penumpang, penambahan melibatkan personel aviation security (Avsec) dari internal,” jelasnya.

Tim gabungan personel Angkasa Pura II bersama Kepolisian dan TNI tersebut akan melakukan berbagai tindakan, seperti penertiban terhadap aksi calo, pedagang asongan, taksi gelap dan taksi non-stiker, serta kegiatan-kegiatan bisnis ilegal lain yang kerap dikeluhkan pengguna jasa. Menurut Tri Sunoko, untuk menghilangkan aksi-aksi yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan pelayanan tersebut tidak cukup hanya dilakukan oleh pihak Angkasa Pura II.

”Petugas di lapangan terus bergerak secara mobile ke setiap area untuk menghilangkan gangguan-gangguan itu. Namun, perlu ada keikutsertaan semua pihak, termasuk pengguna jasa untuk tertib mengikuti aturan serta dengan tegas menolak jasa yang mereka tawarkan. Termasuk saling mengingatkan penumpang untuk merokok pada area khusus merokok yang telah kami siapkan. Terkait masa liburan ini, para pejabat juga telah diinstruksikan ikut turun menangani kegiatan operasional secara lebih intensif,” tuturnya.

EXTRA FLIGHT
Dia juga mengutarakan, sejauh ini belum ada permintaan jadwal tambahan (extra flight) yang dilakukan maskapai untuk mengantisipasi kebutuhan penerbangan sepanjang masa liburan sekolah. ”Sejauh ini masih normal. Mungkin nanti akan ada permintaan extra flight tersebut jika potensi lonjakannya sudah terlihat,” ujarnya.(pr)

loading...