Angkasa Pura 2

Tahun Ini, Citilink Targetkan 4 Juta Penumpang

KokpitKamis, 5 Juli 2012
Citilink

Tahun ini, Citilink memasang target mengangkut empat juta penumpang. Bahkan hingga 2015 mendatang, perusahaan penerbangan yang sebentar lagi resmi berpisah dari induknya, Garuda Indonesia ini yakin mampu menerbangkan 16.4 juta penumpang. Hal itu dungkapkan oleh Senior Vice President Citilink, Arif Wibowo di Jakarta, Kamis (5/7).

Arif Wibowo mengatakan, dengan dierimanya Air Operation Certifikat (AOC) dengan nomor 121-040 dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), maka akan memuluskan Citilink untuk berpisah dari Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

“Adanya AOC ini juga akan memuluskan rencana Citilink untuk memisahkan diri Garuda Indonesia. Dan dalam waktu dekat ini, secara operasional, Citilink akan segera mengudara dan beroperasi secara penuh mandiri dengan dua digit nomor identifikasi baru, G1 (G One), sebagai puncak dari spin-off Citilink,” katanya.

Menurutnya, penerimaan AOC tersebut adalah bagian dari proses rebranding yang dijalankan Citilink sepanjang tahun ini. Proses lainnya yakni peluncuran lively baru dan warna baru Citilink, seragam baru awak kabin, hingga program pemasaran kepada masyarakat.

Saat ini Citilink akan fokus menggarap penumpang segmen wisatawan dengan biaya terbatas (travelers) untuk penerbangan domestik dan penerbangan tidak lebih dari tiga jam. Penerbangan segmen ini menurutnya sedang tumbuh 20 persen setiap tahunnya.

“Untuk load factor bulan ini kami target 70 persen sedangkan untuk tahun ini kami targetkan akan naik menjadi 80 persen,” katanya.

Terkait revenue, Arif mengatakan kalau pihaknya menargetkan untuk tahun ini pihaknya akan memperoleh sebanyak dua triliun rupiah. Target ini didasari oleh pendapat mulai Januari hingga Juni tahun ini sebesar Rp1 triliun, yang naik 60 persen dari tahun lalu. Sedangkan pada tahun depan Citilink menargetkan memperoleh revenue sebanyak Rp4 triliun.

“Dengan konsep dan semangat memberikan pelayanan yang terbaik kami juga menargetkan IPO pada 2015 mendatang,” katanya.

Saat ini, Citilink memusatkan bisnis di Jakarta dan Surabaya dengan delapan rute harian dari Jakarta dan dari Surabaya menuju Batam, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Medan dan Ujung Pandang. Sejak Surat Izin Usaha Penerbangan (SIUP) keluar November lalu, Citilink kini telah memiliki 70 izin terbang rute domestik dan 16 regional.

Citilink mengoperasikan 14 pesawat yang terdiri dari 10 Boeing 737-Series dan empat Airbus A320. Hingga akhir tahun, perseroan memiliki target untuk bisa mendatangkan enam Airbus A320 sehingga Citilink memproyeksikan bahwa mereka akan mengoperasikan 20 pesawat.

“Nantinya setiap tahun, Citilink akan mendatangkan 10 pesawat Airbus A320 setiap tahun hingga 2015. Kami juga berencana menambah penerbangan menjadi 86 rute dari sebelumnya hanya 56 rute,” kata Arif. (ali)

loading...