Angkasa Pura 2

Antrean Truk Memanjang, Polisi dan PT KS Bagi-Bagi Nasi Bungkus

DermagaJumat, 6 Juli 2012
A truck driver talks on his mobile phone on top of his truck while stuck in a traffic jam about 5 km (3 miles) from the port of Merak near Cilegon

MERAK (Berita Trans) – Antrean truk yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheuni masih menumpuk di jalan tol. Bahkan antreannya cenderung terus memanjang. untuk mengurangi penderitaan para pengemudi truk yang terjebak kemacetan dan antrean tersebut, Kapolda Banten Brigjen Pol Eko Hadi Sutedjo beserta Dadang Danusiri Dirut SDM PT Krakatau Steel, membagikan nasi bungkus dan air mineral. Aksi ini juga digelar sebagai bentuk kepedulian kepada para supir truk.

“Kami mendapat informasi jika para supir mulai kehabisan bekal karena tertahan di Merak. Untuk itu agar bisa meringankan beban mereka, kita sebar nasi bungkus dan air mineral,” kata Kapolda Banten disela-sela pembagian, Jum’at (6/7) siang.

Kata Kapolda, pihaknya juga mengimbau semua pihak termasuk PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan, Gapasdap agar ikut memperhatikan kondisi para supir yang terjebak kemacetan.

“Antrean ini sudah membuat para supir menderita. Untuk itu perlu adanya bantuan karena perbekalan mereka tidak banyak,” tutur Eko.

Sementara itu, Dirut SDM PT KS Dadang Danusiri mengatakan, nasi bungkus dan air mineral ini merupakan aksi sosial penggalangan dari Grup PT KS. “Nasi bungkus yang kami berikan sebanyak 1.700 bungkus dan air mineral 100 dus, untuk kita bagikan kepada para sopir. Kami juga sediakan toilet berjalan disepanjang tol Cilegon-Merak. mudah mudahan aksi peduli kita ini direspon oleh perusahaan lain,” katanya.

Udin, 45, sopir truk yang mengangkut barang klontong ke arah Pulau Sumatera, mengaku sudah kehabisan ongkos dari kemarin, menurutnya dengan aksi sosial dari polisi dan pengusaha industri Kota Cilegon sedikitnya membantu.

“Uang operasional sudah habis, terutama jatah makan, makanya kami berterima kasih sekali atas dibagikannya nasi bungkus ini,” ujarnya seraya berharap antrean segera teratasi.

Hingga memasuki minggu kedua, antrean kendaraan barang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Bakauheuni, Lampung masih memadati ruas jalan tol. Bahkan akibat adanya antrean ini ruas jalan dalam Kota Cilegon juga ikut macet dikarenakan seluruh kendaraan pribadi, bus dan truk sambako dikeluarkan dari gerbang tol Cilegon Timur.

Optimistis
Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry, Christine Hutabarat mengaku optomistis kpadatan truk menuju Pelabuhan Merak segera terurai. Pasalnya mulai hari ini, (6/7) kapal yeng beroperasi di Lintasan Merak – Bakauheni bertambah menjadi 26 kapal.

“Saya berharap jumlah kapal yang beroperasi bisa terus konsisten seperti saat ini. Dengan kapal yang banyak, trip yang tercapai bisa banyak dan secara otomatis jumlah yang diangkut juga banyak. Selain itu, percepatan pelayanan juga terus ditingkatkan sehingga kapal-kapal tidak melebih batas waktu muat yang telah ditentukan,“ ujar Christine.

Sebagai informasi kondisi kepadatan pelabuhan Merak untuk pengguna jasa, ASDP telah memasang Mobile Display di KM. 67 dan bagi kendaraan penumpang atau truk sembako telah diarahkan oleh kepolisian lalu lintas keluar di pintu tol Cilegon Timur atau Serang Barat. (har)

loading...