Angkasa Pura 2

Antisipasi Extra Flight, Kemenhub Optimalkan Pengamanan

BandaraFriday, 3 August 2012

JAKARTA (Berita Trans) – Kementerian Perhubungan (Kemnhub) akan mengintensifkan koordinasi antar intansi agar dapat mengoptimalkan pengamanan untuk mengantisipasi penerbangan tambahan (extra flight). Pasalnya, penerbangan tambahan biasanya dilakukan di atas pukul sembilan malam.

“Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga telah meminta kepada pengelola bandara, dalam hal ini PT Angkasa Pura I dan II untuk memperpanjang operasional bandara,” kata Koordinator Angkutan Lebaran 2012/1433H Suroyo Alimoeso di Jakarta, Jumat (3/8).

Menurut Suroyo, pengguna jasa angkutan udara yang memanfaatkan penerbangan tambahan tidak perlu khawatir, terutama soal angkutan lanjutan dari bandara. “Taksi dan angkutan lainnya otomatis akan mengikuti jadwal operasionala bandara. Sebab, itu kan peluang menambah pendapatan juga buat mereka,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub ini.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti mengaku pihaknya memang telah menginstruksikan kepada operator bandara untuk memperpanjang batas waktu pembukaan bandara selama masa arus mudik dan arus balik lebaran 2012.

Menurutnya, hal itu terkait dengan banyaknya maskapai penerbangan dalam dan luar negeri yang mengajukan penambahan penerbangan dari kota-kota besar ke sejumlah daerah.

Data dari Ditjen Perhubungan Udara, hingga tanggal 3 Agustus 2012, tercatat enam maskapai penerbangan domestik yang sudah mengajukan penerbangan tambahan, yaitu Garuda Indonesia, Metro Batavia, Air Asia Indonesia, Kalstar Air, Travel Express dan Lion Air. Sementara itu 13 maskapai penerbangan lainnya masih belum mengajukan penerbangan tambahan.

“Jumlah rute yang dilakukan penambahan ada 21 rute pada 17 kota,” jelas Herry.

Beberapa rute favorite yang banyak diminati oleh maskapai penerbangan untuk penerbangan tambahan antara lain Jakarta-Jogjakarta, Jakarta-Padang, Jakarta-Pontianak, Jakarta-Surabaya, Balikpapan-Surabaya dan Makasar-Surabaya.

Total tambahan frekuensi penerbangan tambahan periode H-7 hingga H+7 sebanyak 488 penerbangan dengan kapasitas penumpang 181.712 penumpang. Jika ditambah dengan penerbangan reguler yang selama ini sudah dilayani oleh maskapai, pada periode tersebut terdapat 6.533 frekuensi penerbangan dengan kapasitas 2.126.146 penumpang.

Terhadap ketersediaan seat, Herry mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir, karena dengan terus berdatangannya pesawat-pesawat baru, secara otomatis akan menambah total kapasitas. Total kapasitas tersedia pada 24 bandara yang di pantau selama periode lebaran 1433H sebanyak 3.438.795 seat. (Aliy)