Angkasa Pura 2

DAMRI Siapkan 486 Bus

KoridorJumat, 10 Agustus 2012
Dirut

JAKARTA (Berita Trans) – Musim angkutan lebaran 2012/1433 H Perum DAMRI akan mengoperasikan 486 unit bus untuk melayani calon pemudik yang diprediksi akan meningkat sekitar 3% dari tahun lalu yaitu dari 186.293 penumpang menjadi 192.673 penumpang.

Demikian dikatakan Direktur Utama Perum DAMRI Agus S Subrata kepada Berita Trans, Jumat (10/8).
“Kami juga akan menambah frekuensi perjalanan sebanyak 7.395 rit atau meningkat 5% dari tahun lalu yang hanya 7.039 rit,” ujar Agus.

Agus mengatakan, dari 486 unit bus yang disiapkan tersbeut terdiri dari 201 unit bus reguler dan 177 unit non reguler/bus bantuan serta angkutan lokal di luar Pulau Jawa, kecuali Bus Kota Bandung sebanyak 108 unit.

Bus-bus reguler akan disebar ke berbagai stasiun milik DAMRI seperti stasiun Jakarta (22 unit), Bogor (11), Bengkulu (11), Lampung (54), Palembang (18), Purwokerto (14), Cilacap (11), Yogyakarta (22), Ponorogo (20), Malang (11), Malang (7).

Sedangkan Bus Non Reguler atau bantuan akan ditempatkan di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta (65 unit), Bus Kota Bandung (43), Bus Kota Bd. Lampung (5), Bus Kota Surakarta (10), Bus Kota Semarang (15), Bus Kota Surabaya (15), Angkutan Travel (24).

Adapun angkutan lokal akan memanfaatkan stasiun Bus Kota Medan sebanyak 5 unit, Bus Kota Bandung (17), Setasiun Pontianak (40), Setasiun Banjarmasin (8), Setasiun Samarinda (16), Setasiun Denpasar (12), Bus Kota Makassar (10).

Agus menjelaskan, trayek yang akan dilayani DAMRI sebelum dan sesudah lebaran dari Jakarta tujuan Jawa Tengah dan Jawa Barat meliputi Semarang, Surakarta, Purwokerto, Cilacap, Yogyakarta, Purworejo, Wonosobo, dan Kuningan. Sedangkan dari Jakarta tujuan Sumatera meliputi Bandar Lampung dan Palembang. Dari luar Jakarta tujuan Sumatera meliputi Ponorogo-Jambi, Purworejo-Jambi dan Tasimalaya-Bengkulu. Dari Agen Jabotabek tujuan Jawa Tengah, meliputi Wonosobo, Purwokerto, Purworejo, Yogyakarta dan Cilacap. Di Kalimantan, meliputi Kalimantan Barat (AKDP/Lokal & Antar Lintas Batas Negara), Kalimantan Selatan (AKDP/Lokal) dan Kalimantan Timur (AKDP/Lokal). Sedangkan di Sulawesi Selatan (AKDP/Lokal).

“Khusus untuk tujuan Bandar Lampung pemberangkatan dari Setasiun Kereta Api Gambir, dibantu dengan bus AC non reguler dari Angkutan Bandara Soekarno-Hatta, dan apabila terjadi lonjakan atau penumpukan penumpang di Pool Kemayoran kita akan meminta bantuan dari PPD atau PO. Swasta lainnya,” kata Agus. (Aliy)

loading...