Angkasa Pura 2

Dirjen Hubla Nyatakan KM Labobar Laik Laut

DermagaSenin, 13 Agustus 2012
Labobar

JAKARTA (Berita Trans) – Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Leon Muhamad menilai KM Labobar, kapal penumpang milik PT Pelni telah memenuhi persyaratan untuk berlayar sehingga dinyatakan laik laut. Hal itu dikemukakan Leon saat inspeksi mendadak (sidak) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu kemarin. Pada saat yang bersamaan Marine Inspector Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubunan juga melakukan uji petik di kapal tersebut.

“Kami memandang perlu untuk melakukan pemeriksaan peralatan keselamatan terhadap kapal-kapal yang akan melayani angkutan lebaran, khususnya kapal milik PT Pelni yang menjadi andalan masyarakat wilayah Timur Indonesia,” kata Leon yang didampingi Dirkapel Ditjen Perhubungan Laut Yan Riswandi dan sejumlah direksi PT Pelni tersebut.

Leon mengatakan, sidak tersebut untuk memastikan tersedianya peralatan keselamatan penumpang di KM Labobar milik PT PELNI yang sedang sandar. Pemudik ke wilayah Timur Indonesia sebagian besar menggunakan transportasi laut sebagai transportasi andalannya. Untuk itu perlu dilakukan pengecekan kesiapan keselamatan laut pada H-15 hingga H+15.

Dari hasil investigasi di KM Labobar, tidak ketemukan hal-hal yang prinsip yang dapat mengganggu keselamatan selama dalam pelayaran. Leon juga sempat memeriksa kamar penumpang kelas I hingga kelas ekonomi, juga mencek sekoci dan kapsul penyelamat. Untuk memastikan sekoci berfungsi, salah satu mesin sekoci dihidupkan. Kapal ini baru saja melakukan docking pada Juli 2011 lalu.

“Semuanya memenuhi persyaratan,” jelas Leon.

Leon juga memastikan bahwa kapasitas angkut kapal buatan Jerman tahun 2003 dan baru dioperasikan pada tahun 2004 ini mencukupi. Kapal yang sukses membawa TKI dari Jeddah Arab Saudi tahun lalu, memiliki kapasitas sekitar 3000 penumpang lebih. Dengan dispensasi antara 20-30 persen, KM Labobar yang akan mengakhiri perjalannya hingga Jayapura, bisa mengangkut hingga 3.900 penumpang.

Usai melakukan pengecekan peralatan keselamatan, Leon juga menyempatkan meninjau Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2012 yang lokasinya di depan terminal penumpang. Di posko tersebut terdapat informasi jadwal kapal beserta tujuannya, serta statistik penumpang dari tahun ke tahun. Keberadaan Posko Terpadu ini menurut Leon merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. (aliy)

loading...