Angkasa Pura 2

ASDP Prediksi Puncak Mudik pada Dua-Tiga Hari ke Depan

DermagaSelasa, 14 Agustus 2012
Pelabuhan Merak

JAKARTA (Berita Trans) – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry ( Persero) Danang S. Baskoro memprediksi puncak arus mudik yang di Pelabuhan Merak akan terjadi pada dua sampai tiga hari ke depan. Pada H-6 hari ini, kondisi Pelabuhan Merak masih relatif normal dan tidak ada perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan dengan H-6 tahun 2011.

“Meskipun demikian, kami terus mengimbau para pengguna jasa untuk mempersiapkan diri menghadapi arus penyeberangan yang akan mulai ramai dari sore hingga malam nanti. Selain itu, pengguna jasa agar tidak lupa mengisi form manifest yang telah disediakan dan form tersebut dapat didownload melalui website ASDP www.indonesiaferry.co.id,” ujar Danang di Jakarta, Selasa (14/8).

Data harian di Pelabuhan Merak menunjukkan, pada pukul 08.00WIB sejak tanggal 13 Agustus 2012 hingga pukul 08.00 WIB tanggal 14 Agustus 2012 untuk arus mudik dari Pelabuhan Merak mencapai 41.213 orang, kendaraan roda dua 1.756 unit, kendaraan Kecil 4.059 unit, Bus 401 unit, Truk 1.699 unit. Produksi tersebut dicapai dari 92 trip dengan 28 unit kapal dengan kondisi cuaca angin dan gelombang normal.

Sebelumnya, pada H-7, yakni sejak tanggal 12 Agustus 2012 hingga pukul 08.00 WIB tanggal 13 Agustus 2012, mudik dari Pelabuhan Merak menunjukkan, jumlah pengguna jasa mencapai 44.374 orang, 2.219 unit kendaraan roda dua, dan 8.198 unit kendaraan roda empat atau lebih. Produksi tersebut dicapai dari 99 trip dengan 26 unit kapal. Kondisi tersebut dibandingkan tahun 2011 pada waktu yang sama (H-7), terjadi kenaikan rata-rata sebesar 20% untuk penumpang, 62% untuk kendaraan roda dua, dan 13 % untuk kendaraan roda empat atau lebih.

“Kenaikan jumlah pengguna jasa tersebut baik penumpang maupun kendaraan telah diprediksi sebelumnya sehingga beberapa langkah antisipasi pun telah dipersiapkan agar perjalanan mudik aman dan lancar. Tentunya, perjalanan arus mudik yang aman dan lancar ini juga tidak terlepas dari kerjasama petugas dengan pengguna jasa. Strategi pengaturan kendaraan di lapangan didukung oleh kerjasama pengguna jasa yang mematuhi instruksi petugas sehingga arus kendaraan berjalan lancar,” katanya.

Danang juga mengimbau agar pengguna jasa tetap berhati-hati baik di pelabuhan maupun di dalam kapal. Kendaraan harus dalam keadaan aman, rem tangan kuat dan terkunci sehingga gelombang tidak membuat kendaraan bergerak. Dan demi keselamatan, penumpang dilarang berada di area car deck.

“Dan untuk menghindari kepadatan kendaraan pada puncak arus mudik yang diprediksi akan terjadi pada H-3 dan H-2, pengguna jasa diimbau untuk melakukan perjalanan di pagi hingga sore hari. Kepadatan kendaraan khususnya roda dua akan mengakibatkan gangguan kesehatan khususnya bagi balita. Karenanya, pengguna jasa diimbau untuk lebih bijak mengambil keputusan terkait waktu keberangkatan,” pungkas Danang. (aliy)