Leon Muhammad Jabat Sekjen Kementerian Perhubungan

DermagaKamis, 16 Agustus 2012
Leon Muhammad

JAKARTA (Berita Trans) – Leon Muhammad (58) secara resmi menjabat Skretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Sekjen Kemhub) menggantikan Muh Ikhsan Tatang yang telah memasuki masa pensiun. Pelantikan dilakukan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan, Rabu (15/8).

Menhub mengatakan, pergantian pejabat khususnya Pejabat Eselon I diharapkan akan membawa perhatian dan harapan yang tidak saja tumbuh dan muncul dari dalam lingkungan kerja sendiri sebagai penyegaran dalam lingkungan kerja tetapi juga dari kalangan masyarakat yang mengharapkan kerja keras dan inovasi pejabat yang baru dilantik untuk tersedianya pelayanan angkutan yang selamat, aman, nyaman dan terjangkau.

“Masyarakat tentu mengharapkan selalu inovasi kebijakan dari pejabat yang baru agar pelayanan sektor transportasi lebih baik, prima, aman, nyaman, dan terjangkau oleh masyarakat luas,” kata Menhub.

Leon Muhammad diakui Menhub merupakan sosok yang sangat tepat untuk menduduki jabatan tertinggi dalam karir di PNS tersebut. Selain itu, Leon Muhammad terpilih untuk menjadi Sekjen setelah melalui proses yang cukup panjang dengan melibatkan tim penilai yang berasal dari orang-orang yang memiliki kualitas dan kapabilitas tinggi.

Leon mengawali kariernya di bidang transportasi laut justru di perusahaan pelayaran swasta yang berbasis di Belanda. Karirnya itu bermula ketika peraih Satya Lencana Karya Satya X dari Presiden itu mendapatkan ikatan dinas dari PT Porodisa Lines, anak usaha Bouraq Airlines, ketika bersekolah di Akademi Ilmu Pelayaran (AIP) sekarang Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Di perusahaan itu, Leon berkarir sejak 1978 hingga keluar pada 1986 dengan posisi terakhir direktur utama.

Pria kelahiran Sumani, Padang itu pernah menjadi Atase Perhubungan Indonesia di Singapura pada tahun 2004 sampai dengan tahun 2008, kemudian menjabat Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut pada tahun 2008-2011. Mencapai puncak karir di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut pada tahun 2011 setelah dilantik menjadi Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Pada kesempatan yang sama, Menhub juga melantik Mayjen TNI (Marinir) Muhammad Alfan Baharuddin (55) sebagai Kepala Badan SAR Nasional menggantikan Marsdya. TNI Daryatmo.

Menhub mengatakan, agar Basarnas selalu sigap dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan musibah yang terjadi, terutama di sektor angkutan laut dan angkutan udara. Menurutnya, Basarnas mempunyai nilai yang sangat strategis karena satu-satunya badan pemerintah yang diberi tugas dibidang pencarian dan pertolongan serta penyelamatan terhadap musibah, baik pelayaran, penerbangan maupun musibah lainnya.
“Saya yakin, seluruh jajaran Basarnas senantiasa siap-siaga secara terus menerus selama 24 jam untuk melaksanakan operasi SAR, termasuk mengantisipasi yang saat ini sedang kita hadapi arus mudik lebaran,” ujar Mangindaan. (aliy/aww)