Angkasa Pura 2

Antisipasi Teroris, Bus Masuk Merak Diperiksa Polisi

KoridorRabu, 12 September 2012
Periksa Teroris

MERAK (Berita Trans) – Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten dinilai sebagai daerah rawan terhadap ancaman teroris. Pasalnya, Merak merupakan daerah penyangga ibu kota negara dan pintu gerbang lalulintas dari Pulau Sumatera. Untuk mengantisipasi adanya aksi sabotase yang saat ini sedang marak disejumlah daerah di Indonesia, jajaran Polsek Pulo Merak melakukan razia kendaraan jenis bus yang berasal dari Sumatera maupun sebaliknya.

Sedikitnya 20 personil dikerahkan dalam operasi yang digelar di sekitar wilayah Polsek Pulo Merak, Rabu (12/09) sekitar pukul 16:00 WIB. Dalam razia menghalau teroris ini, polisi dipersenjati senjata laras panjang.

Kapolsek Pulo Merak, Kompol Arian R Colibrito mengatakan, operasi terhadap bus yang berasal dari Sumatera itu dilakukan agar tindakan teror bisa dicegah sesegera mungkin. Begitu juga sebaliknya, bus yang berasal dari Jawa yang menuju ke Sumatera juga dirazia, itu dilakukan agar pelaku aksi teror tidak kabur ke wilayah lain.

“Razia ini dilakukan karena Kota Cilegon dan Merak khususnya, merupakan daerah perlintasan yang berada paling ujung Pulau Jawa yang berhubungan langsung dengan Pulau Sumatera,” kata Kapolsek.

Dikatakan Kompol Arian, sasaran razia adalah barang bawaan penumpang yang berada di dalam bus. Bila ada barang bawaan yang mencurigakan seperti bahan peledak dan senjata lainnya akan langsung diamankan.

Menurut Arian, kegiatan tersebut akan dilaksanakan hingga beberapa hari mendatang dan dilakukan secara acak diberbagai tempat yang berada di Merak.

“Hingga satu jam merazia, belum ada barang atau orang yang dicurigai. Hanya ada beberapa pengemudi saja yang melanggar lalu lintas, seperti tidak membawa kelengkapan kendaraannya,” kata dia.

Selain melakukan razia pada kendaraan, pihaknya juga bakal melakukan razia di sejumlah pemukiman warga. Hal itu dilakukan demi kenyamanan warga atas aksi teror yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan merazia orang yang tidak memiliki identitas penduduk sini. Itu dilakukan guna mencegah aksi teror,” tandasnya. n (hary)