Angkasa Pura 2

Bobby: Perwira Harus Disiplin dan Profesional

SDMJumat, 14 September 2012
Bobby Wisuda1

MAKASSAR (Berita Trans) – Para perwira lulusan lembaga pendidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP SDM) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) harus memiliki sikap disiplin dan profesional. Pasalnya, insan perhubungan, khususnya transportasi laut dan udara tidak hanya memiliki tugas dan tanggung jawab di level nasional, melainkan juga Internasional.

Demikian dikatakan Kepala BP SDM Kemenhub Capt. Bobby R Mamahit saat menjadi inspektur upacara Pelantikan Perwira Transportasi BP SDM Perhubungan di kawasan proyek pembangunan Kampus Terpadu, Makassar, Jumat (14/9).

“Para perwira yang diwisuda hari ini jangan berpuas diri terhadap keberhasilan yang dicapai, tetapi harus terus mengembangkan diri dan profesionalitas,” ujar Bobby.

Tahun ini Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) dan Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar meluluskan 153 perwira. Terdiri dari 86 perwira pelayaran dan 67 perwira penerbangan.

Menurut Bobby, dengan dilantiknya para perwira tersebut berarti setidaknya tahun ini telah tersedia 153 SDM yang memiliki kompetensi dan kapabilitas di bidang pelayaran dan penerbangan. Diharapkan mereka mampu mewujudkan penyelenggaraan pelayaran dan penerbangan yang selamat, andal, berkualitas, terpadu, dan efisien.

“Untuk itu, saya berpesan agar para perwira yang baru lulus ini tetap memegang sikap disiplin dan profesional. Sehingga dapat diandalkan dalam dharmabaktinya demi kepentingan nasional,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Bobby mengatakan, BP SDM Perhubungan terus melakukan berbagai upaya untuk menghasilkan para perwira yang berkualitas. Salah satu upayanya adalah membangun kampus transportasi terpadu untuk matra laut, darat, dan udara.

“Hal ini untuk memenuhi tenaga bidang pelayaran dan penerbangan di kawasan timur Indonesia dan internasional,” kata Bobby.

Wisudawan PIP Makassar

Bobby berharap pembangunan kampus terpadu di tanah yang luasnya mencapai sekitar 54 hentare ini bisa segera terwujud. Bahkan kalau bisa pada tahun 2013 mendatang sudah beroperasi.

“Pada tahun 2013, setidaknya sebagian dari proses belajar dan mengajar sudah dapat dilaksanakan di kampus terpadu ini,” katanya.

Bobby juga mengatakan, saat ini Indonesia sedang berusaha menjadi anggota dewan International Civil Aviation Organization (ICAO) periode 2013-2016.

“Oleh karena itu Indonesia melalui Kementerian Perhubungan sedang berusaha meningkatkan citra penerbangan sipil di mata dunia internasional,” ujar Bobby.

Pejabat BP SDM

Direktur PIP Makassar Edy Santoso mengatakan, pembangunan kampus terpadu merupakan langkah yang sangat tepat. Sebab, animo masyarakat dan kebutuhan industri transportasi sedang tinggi.

“Sekarang telah berdiri bangunan untuk ruang kelas yang direncanakan pada 2013 sudah bisa digunakan untuk proses belajar mengajar,” kata Edy. (aliy/aw)