Gapura Angkasa Resmikan Gudang 540 Bandara Soekarno-Hatta

BandaraSabtu, 15 September 2012
Gudang

JAKARTA (Berita Trans) – PT Gapura Angkasa adalah anak perusahaan Gabungan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Garuda Indonesia (GA), PT Angkasa Pura I, dan PT Angkasa Pura II. Berdiri sejak 1998 dan bergerak di bidang airport service dengan konsentrasi bidang Ground Hadling. Seiring dengan perkembangan transportasi udara di Indonesia, PT Gapura Angkasa kini telah merambah ke bidang usaha cargo dengan membangun Gudang Import seluas 5.400 M2.

Pada tanggal 31 Agustus 2012 yang lalu, Direktur Utama PT Gapura Angkasa A. Soebagyo meresmikan Gudang International Import itu di Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng. Hadir dalam acara tersebut Kepala Otoritas Bandara Adi Kandrio dan Ibu Oza Kepala Bea & Cukai Bandara Soekarno-hatta dan para mitra kerja, pelanggan dan media.

Direktur Utama PT Gapura Angkasa A. Soebagyo dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pengelola Bandara PT Angkasa Pura II, Otoritas Bandara dan Pihak Bea & Cukai yang telah memungkinkan peresmian gudang ini selesai lebih cepat. Juga kepada para mitra dan pelanggan Gapura yang telah bekerja sama dan berkoordinasi dengan baik, sehingga cargo Gapura telah berkembang seperti sekarang ini.

Bangunan gudang seluas 5400 M2 itu kini telah berdiri mantap dan kokoh. Setelah masa pembangunan dalam waktu 6 bulan, sejak dilakukan ground breaking tanggal 22 Pebruari 2011 yang lalu.

Direktur PT Gapura Angkasa A. Soebagyo menegaskan, gedung 540 harus ini bisa memberikan yang terbaik dan mampu memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada para pelanggan. Pembangunan gudang ini juga merupaka salah satu wujud nyata bahwa PT Gapura Angkasa terus memperbaiki dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya.

Pada waktu memberikan sambutannya, Kepala Otoritas Bandara Bandara Soekarno-Hatta Adi Kandrio mengatakan bahwa pembangunan gudang yang relatif cepat ini adalah suatu prestasi yang luar biasa.

“Rasanya saya baru kemarin ikut dalam acara ground breaking dan sekarng saya ikut dalam acara persemian ini,” kata Adi Kandrio.

Ia menjelaskan, bahwa pelaku bisnis kargo terus mengembangkan usaha, karena kargo ini merupakan bisnis yang menjanjikan. Pada awalnya bisnis kargo dipandang sebelah mata, tetapi sekarang menjadi bisnis yang menggiurkan.

Oza Olavia, Kepala Bea & Cukai mengharapkan agar Gudang Impor Kargo yang dalam bahasa baku Bea Cukai adalah TPS (Tempat Penimbunan Sementara) Gapura ini dapat menjadi proyek pencontohan dan menjadi pilot project bagi gudang-gudang kargo lainnya. Sebagai TPS, berkewajiban mengikuti sispro kepabeanan. Diharpkan TPS ini menjadi yang terbaik dan akan diikuti oleh lainnya.

Peresmian diikuti dengan tinjauan ke lapangan, melihat situasi gudang secar on the spot. Semoga Gudang 540 Gapura Angkasa ini memberikan kontribusi yang maksimal dan memperlancar arus barang keluar-masuk Bandara Soekarno-Hatta. (Heru Legowo)

  • Elwina

    Semoga Gudang Import ini memberi nilai tambah dan ikut berperan-serta salam memperlancar arus barang keluar dan masuk Bandara Soekarno-Hatta …

  • Fahmipanteracs

    ok,,,