Angkasa Pura 2

Menhub: Jalur Ganda dan MRT Selesai 2013

EmplasemenSenin, 17 September 2012
Rel Ganda 1

JAKARTA (Berita Trans) – Kementerian Perhubungan memperkirakan untuk jalur Kereta Api “Double Track” (jalur ganda) termasuk transportasi Mass Rapid Transit (MRT) akan selesai di 2013 demi memecahkan masalah kemacetan di Jakarta.

“Kami bertekad akan selesaikan jalur ganda termasuk masalah kemacetan di Jakarta ini. Loop line selesai 2013. Sehingga kita bisa tarik permasalahan macet-macet di daerah,” ujar Menteri Perhubungan, EE Mangindaan di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (17/9).

Manggindaan juga menargetkan penyelesaian jalur kereta api di wilayah Garonggong, Makassar, Sulawesi Selatan di 2013. Saat ini pengadaan jalur kereta api di wilayah tersebut sudah memasuki studi kelayakan (feasibility study).

“Mudah-mudahan 2013 sudah mulai jalur kereta apinya dan ini pertama dalam sejarah Sulawesi memiliki jalur kereta api,” kata Mangindaan.

Menurutnya, pengadaan kereta api juga harus terjadi di Kalimantan mengingat wilayah Kalimantan merupakan penghasil sawit, karet, dan pertambangan.

“Sudah mutlak harus diangkut dengan kereta api,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan akan membangun jalur kereta api dari Makassar ke Pare-Pare dan kereta jalur Maros, Makassar, Sungguminasa dan Takalar (Maminasata). Pembangunan jalur kereta api tersebut sepanjang 200 kilometer. Untuk pembangunan tahap pertama akan dibangun sepanjang 40 kilometer.
Pembangunan rel kereta api di Sulawesi Selatan tersebut membutuhkan dana per kilometer sebesar Rp20 miliar hingga Rp30 miliar. Namun jika pembangunan rel tersebut tidak menyentuh tanah atau perlu dibangun jembatan menghabiskan dana sebesar Rp50 miliar hingga Rp60 miliar untuk per kilometer.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan Memorium of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan pemerintah daerah Sulawesi Selatan dan beberapa pihak untuk membangun kereta api.

“Beberapa Pemda melakukan studi kelayakan (feasibility study) untuk kereta dari Makassar ke Pare-Pare dan jalur Maminasata,” ujar Tundjung. (aliy)

loading...