Angkasa Pura 2

Pengembangan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Diharapkan Selesai 2014

BandaraSenin, 17 September 2012
Terminal-3-Soekarno-Hatta

JAKARTA (Berita Trans) – Kementerian Perhubungan mengharapkan pengembangan terminal tiga Bandara Soekarno-Hatta dapat diselesaikan di 2014 sehingga mampu mengatasi permasalahan meningkatnya jumlah penumpang yang masuk.

“Kapasitas Bandara Soekarno Hatta cuma 26 juta penumpang sekarang sudah 50 juta. Diharapkan 2014 sudah bisa diatasi,” kata Menteri Perhubungan EE Mangindaan di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (17/9).
Mangindaan menambahkan selain pengembangan Bandara Soekarno Hatta, PT Angkasa Pura II tengah melakukan kajian untuk bandara pendukung di Karawang.

“Bandara Karawang untuk antisipasi lima tahun atau sepuluh tahun mendatang,” ujar Mangindaan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyatakan bandara di Karawang-Jawa Barat akan memiliki daya tampung sebesar 100 juta penumpang per tahun dengan tahap pembangunan terbagi tiga proses. Pembangunan bandara di Karawang nantinya akan menggunakan mekanisme Public-Private Partnerships (PPP).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti S Gumay mengatakan, bandara di Karawang direncanakan akan dibangun pada akhir 2015. Sebagai tahap awal, pembangunan bandara akan berdaya tampung sebanyak 30 juta peumpang per tahun.

“Akan ada tiga tahap. Nantinya, kebutuhan dana pembangunan berasal dari PPP atau ditawarkan ke pihak swasta,” kata dia.

Ia menambahkan pembangunan bandara tersebut untuk mengatasi kelebihan kapasitas (over load) penumpang di Bandara Soekarno Hatta-Jakarta. Pada tahap pertama, pembangunan bandara di Karawang akan dibangun satu runway dan terminal. Kemudian akan ada studi permintaan dari masyarakat seiring pembangunan bandara tersebut.

Untuk mempermudah akses menuju Bandara di Karawang, Kementerian Perhubungan akan membangun infrastruktur pendukung yaitu berupa kereta bandara dan jalan tol.

“Sudah ada yang mengajukan feasibility study dari Jepang, Singapura, dan lokal,” ujarnya. (aliy)

loading...