Angkasa Pura 2

STTD Wisuda 144 Perwira Transportasi Darat

SDMSelasa, 18 September 2012
Wisuda 2

JAKARTA (Berita Trans) – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/9), mewisuda 144 perwira transportasi darat. Mereka terdiri dari lulusan D III LLAJ (41 orang), D III Perkeretaapian (28 orang), D IV Transportasi Darat Lanjutan (35 orang), dan D IV Transportasi Darat Reguler (40 orang).

Sebelum acara wisuda dan sidang senat terbuka dimulai, mereka terlebih dahulu melakukan prosesi penyerahan dari kampus STTD kepada orang tua masing-masing yang disaksikan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Capt. Bobby R Mamahit.

“Menurut Pak Chris (RH Christiono, Ketua STTD, red) kegiatan penyerahan perwira kepada orang tuanya ini baru pertama kali dilakukan. Itu bagus dan sesuatu yang patut diapresiasi karena merupakan wujud tanggung jawab STTD kepada para orang tua taruna yang belajar di kampus ini,” kata Bobby di sela-sela kegiatan wisuda.

Pada kesempatan itu Bobby berharap agar para perwira yang baru lulus itu mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan transportasi khsususnya moda transportasi darat yang selalu diikuti oleh perkembangan Iptek yang semakin tinggi.

“Para perwira STTD harus mampu mewujudkan transportasi darat yang berkelanjutan dengan sikap profesional, prima, dan beretika,” ujar Bobby.

Perwira STTD Saat Memberi Hormat

Bobby meyakini, para perwira lulusan STTD bisa langsung terjun dan diserap pasar pekerjaan. Meskipun sudah selama dua tahun ini pemerintah melakukan moratorium penerimaan PNS, tetapi mereka masih bisa diserap oleh pangsa pasar swasta dan BUMN.

“Kami memang berharap moratorium PNS segera dihentikan. Meskipun demikian kami tetap optimistis para lulusan lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan BPSDM, termasuk STTD, diserap oleh pasar kerja,” tegas Bobby.

Menurut Bobby, optimisme tersebut tumbuh karena selama ini para perwira lulusan lembaga pendidikan BPSDM Perhubungan memiliki kualitas dan kualifikasi yang sangat dibutuhkan oleh pasar. Sebab, selama masa pendidikan, mereka digembleng oleh berbagai ilmu transportasi beserta praktik-praktik lapangan dengan menggunakan alat-alat simulator yang tergolong canggih.

“Bahkan saya berani mengatakan, saat ini STTD memiliki fasilitas pendidikan terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara,” ujar Bobby.

Kepala BPSDM Bobby R Mamahit (berpeci) dan Ketua STTD RH Christiono (sebelah kanan Kepala BPSDM)

Ketua STTD RH Christiono mengatakan, kampusnya memang selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada para taruna. Prosesi penyerahan perwira kepada orang tua juga merupakan salah satu upaya pemberian pelayanan terbaik, tidak saja terhadap para perwira, tetapi juga kepada para orang tua mereka. Untuk itu ia bertekad akan melanjutkan prosesi tersebut di tahun-tahun mendatang.

“Prosesi penyerahan itu sebagai bentuk terima kasih kami atas kepercayaan para orang tua yang menyerahkan anak-anaknya untuk dididik di STTD,” kata Christiono.

Christiono berpesan, meski telah lulus, mereka tetap harus memiliki komitmen terhadap keilmuan dan pengembangan teknologi serta menjunjung tinggi almamater. Dalam mengemban tugas, mereka diharapkan selalu mendahulukan tanggung jawab terhadap seluruh penugasan yang dibebankan kepada mereka.

“Dan para perwira STTD harus dapat bekerjasama dan berkolaborasi dengan sistem jaringan kerja yang berasal dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang. Juga diharapkan mampu mewarnai perkembangan sistem transportasi darat dengan baik,” ujarnya. (aliy/aww)

  • FIRMANDHI SAHID BIMANTARA

    Proud