Angkasa Pura 2

BPSDM Perhubungan – Enam Maskapai Kerjasama Pengadaan Pilot

SDMSenin, 24 September 2012
Penerbang

SURABAYA (Berita Trans) – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan menandatangani kesepakatan kerjasama dengan enam maskapai penerbangan nasional untuk memenuhi kebutuhan pilot di maskapai tersebut. Keenam maskapai itu adalah Air Asia Indonesia, Lion Air, Citilink Indonesia, Merpati Nusantara Airlines, dan Travira Air. Turut menyaksikan penandatangan kerjasama ini, Menteri Perhubungan EE Mangindaan di sela-sela Wisuda Program Studi D II Teknis Pesawat Udara Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya, Senin (24/9).

Kepala BPSDM Capt Bobby R Mamahit mengatakan, kerjasama tersebut dimaksudkan untuk dapat saling memanfaatkan potensi yang ada pada masing-masing pihak, guna mendapatkan peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di bidang transportasi khususnya di bidang penerbangan.

ATKP Surabaya telah mengantongi Pilot School Certificate 141 014 pada 14 Agustus 2012 lalu. Ini berarti ATKP Surabaya telah resmi menjadi sekolah penerbang ke 14 di Indonesia atau ke-2 yang dimilik BPSDM setelah Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang, Banten.

Menteri Perhubungan mengatakan, kebutuhan akan pilot di dalam negeri terus meningkat sejalan dengan berkembangnya bisnis angkutan udara. Antara tahun 2010 sampai dengan 2014, Indonesia diperkirakan akan menjadi pasar penumpang internasional dengan pertumbuhan tercepat. Pada tahun 2014, Indonesia diperkirakan akan menduduki peringkat sembilan pasar domestic terbesar dengan angkutan kargo internasional menduduki posisi ke-10

Pesatnya pertumbuhan angkutan udara di Indonesia ini tentunya harus diikuti dengan meningkatnya kebutuhan SDM. Dalam konferensi internasional bertajuk Indonesia Aviation Training and Education Conference (IATEC) pada Juni 2012 llau di Jakarta disebutkan, Indonesia saat ini membutuhkan 7.500 teknisi pesawat. Hal ini tentunya menjadi peluang lapangan kerja bagi lulusan ATKP.

Menhub berharap, kerjasama BPSDM dengan enam maskapai tersebut mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan sektor perhubungan, khususnya di bidang pengembangan SDM bidang penerbangan.

Sementara itu Direktur Utama PT Citilink Indonesia Arif Wibowo mengatakan, pihaknya memandang perlu untuk melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah penerbang. Karena dengan terus bertambahnya pesawat yang akan di datangkan secara otomatis bukan hanya membutuhkan penerbang, tapi juga teknisi pesawat hingga awak kabin.

Khusus Citilink, pada tahun 2012 ini saja membutuhkan tambahan 60 pilot dimana sebagian sudah terpenuhi dengan bergabungnya pilot-pilot asing. Selama tiga tahun ke depan, yakni pada tahun 2013 sampai dengan 2015 dibutuhkan sekitar 240 pilot. Sedangkan awak kabin yang dibutuhkan selama 5 tahun kedepan sekitar 480 awak kabin. (aliy)

loading...