Angkasa Pura 2

Angkasa Pura Airports Raih Penghargaan IHCS 2012

BandaraJumat, 12 Oktober 2012
Angkasa Pura Airports

JAKARTA (Berita Trans) – Bagi Angkasa Pura Airports, 23 Juli 2010 merupakan “the tipping point” atau tonggak sejarah baru, dimana Direksi yang dilantik pada saat itu langsung mengambil langkah transformatif. Direksi yang baru dilantik itu langsung melakukan reposisi dan restrukturisasi bisnis perusahaan. Mereka juga melakukan perubahan paradigma bisnis yang terukur dan sistematis.

Fokus utama dari konsep reposisi dan restrukturisasi adalah membangun sumber daya manusia (SDM). Bagi manajemen, SDM merupakan landasan agar perubahan yang dilakukan secara terukur dan sistematis itu dapat mencapai hasil yang maksimal dan berkesinambungan.

“Masa depan kita memang tidak bergantung pada alat produksi, melainkan pada manusianya. Perhatian kepada pengembangan SDM adalah hasrat untuk menciptakan masa depan perusahaan yang lebih baik,” kata Direktur Utama Angkasa Pura Airports Tommy Soetomo di Jakarta, Jumat (12/10).

Angkasa Pura Airports melakukan berbagai inisiatif. Diantaranya dengan membangun Center for Excellence sebagai pusat pelatihan kebandarudaraan bertaraf internasional, sampai saat ini telah melatih 2.400 karyawan melalui program pendidikan dan pelatihan berjenjang, serta mengirimkan management staff untuk mengikuti pelatihan di pusat akademi kebandaraudaraan milik bandara terbaik di dunia, Incheon Aviation Academy di Korea Selatan, yang hingga saat ini telah memasuki Batch III.

Selain itu, Angkasa Pura Airport juga bekerjasama dengan Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI-AD untuk memberikan pelatihan dasar (latdas) kepemimpinan bagi calon pegawai maupun bagi tenaga aviation security (avsec) Angkasa Pura Airports.

“Itu semua dilakukan sebagai wujud kesungguhan dan komitmen terhadap pengembangan SDM sebagai landasan keberhasilan program transformasi yang tengah berjalan di Angkasa Pura Airports,” tambah Tommy Soetomo.

Tommy mengaku, berbagai inisiatif yang telah dilakukan Angkasa Pura Airports tersebut mulai menunjukkan hasilnya.

“Kini mulai terlihat perubahan paradigma bisnis di Angkasa Pura Airports, semangat dan produktifitas SDM yang terus meningkat. Dari sisi pendapatan, revenue non-aeronautika dari waktu ke waktu bertumbuh di atas pertumbuhan trafik penumpang yang mencapai 12% per tahun,” jelas Tommy.

Komitmen dan fokus pada pengembangan SDM ini juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Angkasa Pura Airports berhasil meraih dua penghargaan – The Best for Human Capital Initiative dan The Best for CEO Commitment – dalam acara puncak Indonesia Human Capital Study (IHCS) 2012 yang digelar di Ballroom Grand Royal Panghegar Hotel, Bandung, Kamis (11/10). IHCS 2012 ini merupakan puncak apresiasi dan hasil studi paling komprehensif mengenai human capital yang diadakan oleh Dunamis Human Capital dan Majalah Business Review.

“Kami tidak mengejar penghargaan ini, namun demikian kami sangat bersyukur atas penghargaan tersebut. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Angkasa Pura Airports sebagai sebuah tim,”kata Tommy.

Menurutnya, saat ini, manajemen tengah gencar mensosialisasikan struktur organisasi baru yang akan diimplementasikan mulai 1 Januari 2013.

“Ini adalah wujud perubahan yang berkelanjutan tersebut,” tegas Tommy. (aliy)

← Artikel Sebelumnya
loading...