Angkasa Pura 2

Lima Jam Terapung di Laut, Nakhoda KMP BSP Disandera Penumpang

DermagaKamis, 18 Oktober 2012
KMP BSP

MERAK (Berita Trans) – Kesal sekitar lima jam terapung-apung di tengah lautan, penumpang kapal ngamuk dan menyandera nahkoda KMP BSP I.

Peristiwa itu terjadi Kamis (18/10) sekitar pukul 03:00 WIB. Pada saat itu kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Bakauheuni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, sekitar pukul 01:00 WIB. Namun setelah sampai di sekitar perairan Pelabuhan Merak, kapal itu terapung-apung dan tak bisa cepat bersandar. Kapal baru bisa bersandar di Dermaga V sekitar pukul 06:30 WIB, yang seharusnya bersandar pada pukul 04:00 WIB.

Akibat hal tertsebut, para penumpang kesal dan bersitegang dengan kru kapal karena pihak kapal tidak ada yang memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Bahkan pada saat sudah bersandar di Dermaga V, para penumpang enggan turun sebelum menerima penjelasan dari pihak kapal terkait insiden itu.

Bagian Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Mario Sardadi Oetomo membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya peristiwa itu terjadi akibat miskomunikasi antara pemilik Dermaga IV PT Infinity dan nakhoda kapal. Sehingga jadwal sandar kapal molor dari jadwal yang telah ditentukan.

Kendati demikian dia membantah adanya penyanderaan nakhoda kapal. “Tidak ada penyanderaan nakhoda kapal. Memang sih penumpang naik ke anjungan kapal mendatangi nakhoda, tapi tidak melakukan penyanderaan. Penumpang hanya meminta penjelasan dari nakhoda kenapa terlambat sandar,” kata Mario.

Dia menambahkan, peristiwa itu sudah ditanganani pihak terkait dan sudah diselesaikan. “Pihak terkait sudah melakukan rapat untuk mengetahui pristiwa sebenarnya,” katanya. (hary)

loading...