Angkasa Pura 2

Si Kuning, Sahabat Mahasiswa Undip

KoridorSelasa, 20 November 2012
Angkot Kuning

SEMARANG (beritatrans.com) – Transportasi memang sangat penting untuk kehidupan masyarakat sehari-hari, dari mulai anak sekolahan, mahasiswa, maupun para pekerja kantor. Di Semarang terdapat salah satu Universitas Negeri ternama, yaitu Universitas Diponegoro.

Mahasiswa di Universitas tersebut sangat membutuhkan alat transportasi untuk akses mereka dari rumah masing-masing/kost mereka masing-masing menuju kampus. Mahasiswa Undip tidak hanya berasal dari daerah Semarang, tetapi banyak yang berasal dari luar Semarang juga (Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, dan lain-lain).

Sebagian mahasiswa yang berasal dari luar Semarang tidak membawa kendaraan pribadi untuk ke kampus, oleh karena itu mereka yang tidak membawa kendaraan pribadi memilih alternatif lain untuk menggunakan angkutan umum (angkot). Si Kuning, sebutan angkot ini. Setia mengantarkan mahasiswa hingga ke depan fakultas.

Si Kuning sudah sangat bersahabat dan tidak asing lagi bagi mahasiswa Undip, karena angkot ini bisa mengantar mahasiswa ke fakultas apa saja sesuai permintaan masing-masing. Praktis bukan? Kita tidak perlu menguras tenaga banyak untuk sampai ke fakultas yang kita ingini karena sudah ada Si Kuning yang siap mengantar mahasiswa sesuai permintaan.

Angkot ini diperbolehkan beroperasi di dalam Undip sejak sekitar tujuh tahun yang lalu. Biasanya angkot kuning ini beroperasi mulai dari daerah Ngesrep – Bulusan – Kampus (Undip). Banyak keuntungan yang dapat dinikmati oleh mahasiswa dengan keberadaan Si Kunig. Dengan hanya mengeluarkan ongkos Rp2000, mahasiswa bisa meminta Si Kuning untuk mengantarnya hingga di depan fakultas.

Sayangnya, Si Kuning hanya beroperasi hingga pukul 18.00. Sehingga mahasiswa yang memiliki jadwal kuliah atau kegiatan di kampus hingga malam hari terpaksa harus mencari alternatif transportasi lain. (Zahra Natty Fakhrana, Mahasiswi Ilmu Komunikasi Undip)