Angkasa Pura 2

Garuda Dapat Pinjaman US$120 Juta

KokpitKamis, 22 November 2012
Garuda Indonesaia-Buntut

JAKARTA (beritatrans.com) – PT Garuda Indonesia berhasil mendapat pinjaman dari sindikasi perbankan sebesar US$120 juta, Rabu (21/11). Sindikasi perbankan pemberi kredit tersebut adalah Citi, PT. Bank Panin Tbk, PT Bank ICBC Indonesia; First Gulf Bank PJSC, cabang Singapura, Korea Development Bank, Standard Chartered Bank, dan Bank of China Limited.

Emirsyah Satar, CEO Garuda Indonesia menjelaskan, bahwa fasilitas kredit senilai US$120 juta berjangka waktu dua tahun tersebut akan digunakan untuk keperluan bersifat umum, termasuk pembiayaan pre-delivery pesawat serta kebutuhan modal kerja lainnya.

“Sejalan dengan program pengembangan armada untuk mendukung peningkatan bisnis kedepan, Garuda akan mendatangkan sebanyak 24 pesawat baru pada tahun 2013 yang terdiri dari 4 Boeing B777-300ER, 3 Airbus A330, 10 Boeing B738NG dan 7 BombardierCRJ1000NextGen,” kata Emir melalui keterangan pers yang diterima beritatrans.com di Jakarta, Kamis (22/11).

Kunardy Lie, Head of Corporate and Investment Banking, Citi Indonesia, mengatakan bahwa Meskipun saat ini kondisi pasar keuangan global masih menantang, transaksi ini masih menerima respon yang sangat baik dan mendapat dukungan di luar perkiraan dari kelompok pemberi pinjaman dalam dan luar negeri, sehingga Garuda memutuskan untuk meningkatkan nilai pinjaman yang awalnya hanya bernilai US$75 juta menjadi US$120 juta.

Emirsyah Satar juga mengatakan bahwa Garuda memberikan amanat kepada Citi untuk bertindak sebagai Coordinating Bank, Agent dan Account Bank, PT Bank ICBC Indonesia sebagai Security Agent, dan Citi, bersama-sama dengan PT. Bank Panin Tbk, PT Bank ICBC Indonesia, First Gulf Bank PJSC (Cabang Singapura), Korea Development Bank, dan Standard Chartered Bank bertindak sebagai Mandated Lead Arranger dan Bookrunner untuk transaksi, dengan Bank of China Limited bertindak sebagai Lead Arranger.

“Citi senang dapat mengkoordinasikan pinjaman sindikasi ini, untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut bagi Garuda. Ini merupakan tonggak pencapaian bagi Garuda dan Citi bersama-sama. Kami juga sangat menghargai dukungan dari bank-bank lain yang terlibat di dalam fasilitas ini,” ungkap Kunardy.

Pertumbuhan perekenomian negara yang cukup baik ke depan, yang didasarkan pada kekuatan konsumsi domestik yang disumbang oleh kelas menengah, maka akan memberikan peluang besar kepada Garuda untuk terus tumbuh sesuai yang diharapkan.

“Kami tetap berkomitmen pada strategi bisnis untuk mencapai tujuan utama meningkatkan pangsa pasar di domestik, regional, dan internasional, memperkuat peringkat kepuasan pelanggan dan mempertahankan disiplin manajemen biaya,” kata Emir.

“Melalui program pengembangan dan revitalisasi armada yang dilaksanakan saat ini, kami siap memenuhi permintaan pasar industri penerbangan yang terus merningkat, baik di Indonesia maupun dunia. Kami akan terus tumbuh di dalam struktur permodalan yang cermat dan kinerja keuangan yang lebih baik untuk memberikan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan kami,” lanjut Emir. (Vina)