Angkasa Pura 2

Rel Bojonggede-Cilebut Beroperasi 10 Desember

EmplasemenThursday, 29 November 2012

JAKARTA (beritatrans.com) – Rel kereta api antara Stasiun Bojonggede dan Stasiun Cilebut yang terkena longsor dan tidak beroperasi sejak 21 Novemer lalu, diharapkan sudah dapat diselesaikan 10 hari ke depan. Sehingga dapat beroperasi kembali dua jalur pada 10 Desember 2012 mendatang.

“Saat ini tengah dilakukan beberapa tahapan perbaikan diantaranya pergeseran rel hulu (bojonggede-cilebut) ke arah barat 40cm sepanjang 150 meter, pemasangan bronjong, cerurukan rel, serta karung berisi tanah sebagai penahan di sisi timur rel, pemasangan gorong-gorong di sisi barat rel sebagai drainase, perbaikan geometri rel (penyetelan lebar jalan rel dan peninggian jalan rel di hulu),” kata Direktur Keselamatan Ditjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko di Jakarta, Kamis (29/11).

Selain itu juga, kata dia, pemberlakuan perjalanan kereta rel listrik (KRL) Bogor-Jakarta mulai pukul 04.25-08.05 dan dari Jakarta-Bogor 19.25-22.30 dengan masing-masing 12 perjalanan yang dimulai Kamis (29/11).

Hermanto Dwiatmoko mengemukakan, upaya ini dilakukan untuk memberikan kembali pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa KRL. Namun begitu pihaknya tetap mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan di area tanah yang longsor.

“Area Jabodetabek cenderung aman dari longsoran, kondisi yang ada saat ini adalah peristiwa luar biasa hebat (PLH) karena kondisi lingkungan sekitar yang banyak mengalami perubahan dari tahun ke tahun,” kata Hermanto.

Saat ini, lanjut Hermanto, tengah dilakukan penimbunan prasarana di jalur hilir untuk memperkuat badan jalan KRL yang diperkirakan memakan waktu 10 hari, namun tergantung dengan cuaca dimana saat ini banyak curah hujan yang turun hampir setiap hari.

“Nanti setelah usai, sebelum dioperasikan akan diuji terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya,” ujar Hermanto.

Untuk jalur hilir juga akan dilakukan perkuatan dengan menanam sheet pile hingga ke kedalaman bidang longsor menggunakan dana anggaran APBN 2013 mendatang. (Furqon)

← Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya →