Angkasa Pura 2

Transportasi Unik Beromzet Jutaan Rupiah per Hari

DestinasiJumat, 14 Desember 2012
Perahu Eretan

BEKASI (beritatrans.com) – Perahu yang berbahan dasar kayu ini biasa di sebut perahu eretan. Di jadikan sebagai alat transportasi utama. Yang di gunakan untuk penyeberangan dari Kawasan Industri MM2100 Cibitung dengan Kawasan Ejip Lippo Cikarang.

H Saman Ali Sadikin (47), pemilik perahu eretan menuturkan bahwa perahu eretan ini tidak hanya mengangkut orang saja. Tetapi juga sepeda motor yang berkapasitas maksimal 15 motor. Dengan uang seribu rupiah permotor, sekali penyeberangan, keuntungan dari perahu eretan ini bisa mencapai Rp5 juta per harinya. Sebab ada lebih dari lima motor yang melewati kawasan tersebut.

Usaha perahu eretan yang sudah ia jalani dari tahun 2007 ini, berawal dari hobinya yang suka membuat kerajinan pahat kayu. Yang biasa ia pasarkan di sepanjang kawasan indusri MM2100 Cibitung. Ternyata idenya membuahkan hasil. Jika di akumulasi perbulan penghasilan dari perahu eretan ini bisa mencapai Rp150 juta. Angka yang fantastis melebihi gaji anggota DPR tanpa korupsi.

“Meski agak takut tapi jalur ini merupakan satu-satunya jalur alternatif tercepat dari kawasan industri MM2100 Cibitung menuju ke kawasan industri Ejip Lippo Cikarang, maupun dari arah sebaliknya. Jika dibandingkan dengan melewati jalur umum yaitu jalur Kalimalang atau jalur Cibitung-SGC-Lemah Abang, jalur ini merupakan jalur tercepat, bebas macet, dan dapat menghemat waktu dan bensin,” kata Anto (37), salah seorang penumpang perahu eretan yang bekerja di PT LG Innotek Kawasan Industri Ejip Lippo Cikarang.

Menurut salah satu warga sekitar Warno (45), dahulu ada proyek pembuatan jembatan yang menghubungkan dua kawasan industri besar tersebut. Namun sempat terhenti karena belum adanya pembebasan tanah dari warga. Dan jembatan yang baru setengah jadi tersebut di biarkan begitu saja. Bahkan sekarang di jadikan sebagai Rumah Buruh Bekasi.

H Saman Ali sendiri justru berharap agar pemerintah tidak melanjutkan proyek pembuatan jembatan tersebut. “Biar usaha perahu eretan ini tetap berjalan,” katanya. (Risma Melati)

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari