Angkasa Pura 2

BPSDM Perhubungan Alokasikan Rp224,8 Miliar untuk Simulator Pesawat Komersial

SDMKamis, 10 Januari 2013
pak bobby

JAKARTA (beritatrans.com) – Tahun 2013 ini, Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDM) Kementerian Perhubungan mengalokasikan dana sekitar Rp224,8 miliar untuk pengadaan simulator pesawat komersial Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI).

“Alokasi anggaran itu untuk pengadaan simulator multiyears tahap III. Total anggarannya sekitar Rp454,8 miliar. Pada tahun 2011 Rp80 miliar dan tahun 2012 Rp150 miliar,” ungkap Kepala BPSDM Perhubungan Capt. Bobby R Mamahit kepada beritatrans.com, Kamis (10/1/2013).

Untuk pembangunan kampus baru lanjutan, dia mengemukakan untuk perhubungan darat berupa pembangunan pengembangan kampus baru Akademi KA, Madiun tahap III Rp90, miliar, kampus baru PKTJ Tegal tahap II Rp27 miliar, kampus baru BP2TD di Kalimantan tahap II Rp11,9 miliar, dan pembangunan kampus baru BPPTD Bali tahap II Rp39,6 miliar.

Sedangkan perhubungan laut, Bobby R Mamahit mengutarakan pengembangan kampus baru BP2IP Aceh tahap IV Rp27 miliar, kampus BP2IP Sorong tahap V Rp94,9 miliar, PIP Makassar tahap VI Rp52,9 miliar, BP2IP Sumatera Barat tahap II Rp76,7 miliar, dan BP2IP Sulawesi Utara tahap II Rp76,7 miliar.

Selain itu, dia mengungkapkan pembangunan kampus baru perhubungan udara berupa kampus ATKP Makassar tahap II Rp91,8 miliar. “Sedangkan pembangunan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pembangunan Karakter SDM Perhubungan di Jawa Barat tahap II dialokasikan dana Rp35 miliar.

SARANA & PRASARANA
Mengenai pembangunan sarana dan prasarana, Kepala BPSDM Perhubungan menjelaskan dilokasikan dana Rp1,7 miliar untuk pembangunan lapangan sepakbola di STTD, Rp2,2 miliar untuk kelas taruna BP2TD Palembang, serta asrama taruna di BP2TD sekitar Rp3,9 miliar.

“Kami juga membangun asrama, hanggar, gedung operasi dan jalan akses dalam rangka pengembangan program pendidikan penerbang ATKP Surabaya di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan alokasi dana Rp32 miliar. Juga pembangunan gedung operasional ATKP Surabaya Rp3,6 miliar, dan pembangunan asrama reguler di STPI Rp24 miliar,” ungkap Bobby R Mamahit.(aw).

← Artikel Sebelumnya
Artikel Berikutnya →
loading...