Angkasa Pura 2

Heboh 6 Ruas Jalan Tol Dalam Kota

Rubrik Iskandar AbubakarJumat, 11 Januari 2013
jalan_layang_antasari

Kalau memperhatikan luas jalan di wilayah Jakarta memang angkanya kecil sekali, sehingga solusi awamnya adalah menambah jalan baru di Jakarta, dalam beberapa waktu belakangan ini isue yang sedang membahana di Jakarta adalah bahwa Jokowi telah menyetujui 6 ruas jalan tol dalam kota, banyak yang pro dan banyak pula yang kontra.

Namun kalau diperhatikan lebih lanjut apakah ke 6 ruas jalan tol itu akan memberikan manfaat bagi masyarakat, maka jawabannya adalah bahwa memang benar akan memberikan manfaat bagi pengguna kendaraan pribadi untuk jangka waktu pendek karena berdasarkan pengalaman dalam waktu singkat jalan baru tersebut akan padat kembali. Masih jelas dalam ingatan kita ketika jalan tol dalam kota antara Cawang-Grogol yang pertama sekali dibuka dengan 2 x 2 lajur namun tidak sampai 4 tahun beroperasi jalannya sudah padat dan akhirnya dilebarkan menjadi 3 x 3 lajur. Sehingga menjadi pertanyaan apakah dengan membangun jalan baru akan memecahkan masalah lalu lintas Jakarta untuk jangka panjang, seperti yang dialami juga dikota2 besar lain di dunia sampai akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa membangun jalan baru tidak akan menyelesaikan permasalahan lalu lintas. Yang kemudian dipertanyakan siapa yang di untungkan? Yang jelas di untungkan tentu adalah kontraktor yang membangun jalan tersebut, kemudian produsen kendaraan bermotor karena kendaraan semakin laku. Dalam waktu dekat kita akan menyaksikan sendiri hal ini akan terjadi lagi di jalan layang non tol Pangeran Antasari dan Casablanka. Permasalahan lainnya yang dipastikan akan terjadi adalah kemacetan yang akan semakin menjadi-jadi diluar jalan tol karena tidaklah memungkinkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas semua jalan-jalan non tol lainnya.

Suatu langkah kontroversial yang dilakukan di kota Seoul, Korea dimana suatu jalan bebas hambatan yang berada di tengah kota dibuang dan di rubah menjadi taman kota yang berdampak sangat positif karena menambah ruang hijau kota, mengurangi polusi udara dan berbagai manfaat ikutannya

Lantas apa langkah yang yang harus diambil oleh pemerintah untuk memecahkan permasalahan lalu lintas, kembali lagi solusi ampuhnya adalah dengan pengembangan angkutan umum dengan kualitas pelayanan yang tinggi. Pengembangan angkutan umum ini meliputi infrastruktur angkutan umum baik kereta api, busway maupun jaringan pengumpan angkutan umum serta sarana angkutannya. Selain itu yang juga perlu dilakukan adalah dengan membatasi penggunaan kendaraan pribadi. Dengan demikian pemerintah daerah perlu mendorong pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum.

loading...