Angkasa Pura 2

Menhub: Perum Penyelenggara Pelayanan Navigasi Tonggak Sejarah

BandaraKamis, 17 Januari 2013
ATC 1

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan menyatakan, terbentuknya Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) sebagai tonggak sejarah dalam dunia penerbangan nasional.

“Dengan berdirinya organisasi ini berarti Indonesia sudah memiliki single provider di bidang navigasi penerbangan di Indonesia,” kata Menhub saat acara Anggota Direksi Dan Dewan Pengurus Perum LPPNPI di Jakarta, Rabu (16/1).

Menhub EE Mangindaan (strategi-militer.blogspot.com)

Menhub mengatakan, jumlah penumpang angkutan udara terus mengalami peningkatan yang siginifikan. Data menunjukkan pada tahun 2011 jumlah penumpang angkutan udara baik domestik dan internasional tercatat lebih dari 68 juta penumpang. Angka ini mengalami kenaikan 17,06 persen dibanding tahun 2010.

Sementara itu hingga Oktober 2012 jumlah penumpang udara domestik dan internasional telah tercatat lebih dari 40 juta penumpang. Pertumbuhan penumpang domestik diikuti pula dengan penambahan rute penerbangan komersial domestik dari 222 rute pada tahun 2011 menjadi 249 rute pada tahun 2012.

“Total penumpang tahun 2012 diperkirakan akan mengalami peningkatan dengan prosentase yang kurang lebih sama dengan tahun 2011, mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rata-rata cukup tinggi yaitu sekitar 6 persen pertahun,” kata Mangindaan.

Menurutnya, kenaikan jumlah penumpang angkutan udara ini maupun rute penerbangan tentunya juga menambah jumlah pergerakan pesawat, sehingga dibutuhkan juga perbaikan dan pengembangan infrastruktur pendukung transportasi udara, seperti bandar udara dan pengelolaan layanan lalu lintas udara/navigasi penerbangan (air traffic control).

Pengelolaan navigasi penerbangan ini dalam beberapa waktu terakhir semakin mendapatkan perhatian publik, mengingat layanan ini memiliki peran penting terkait dengan keselamatan penerbangan. Agar pesawat dapat terbang dengan selamat, mutlak membutuhkan panduan dari layanan navigasi penerbangan mulai dari take off hingga landing di tempat tujuan.

“Sehingga wajar apabila fenomena pertumbuhan angkutan penumpang udara di negara kita ini kemudian memunculkan isu sejauhmana sebetulnya keberadaan layanan navigasi penerbangan di Indonesia dalam mendukung pergerakan pesawat yang semakin meningkat dan upaya apa yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kinerja navigasi penerbangan di Indonesia,” tuturnya.

Selama ini, kata Mangindaan, pelayanan navigasi di Indonesia dilayani oleh beberapa instansi yaitu UPT Ditjen Perhubungan, PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, dan bandar udara khusus. Sehingga menyebabkan adanya perbedaan tingkat kualitas pelayanan navigasi dan tidak fokusnya penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan.

“Oleh karena itu, saya sangat bersyukur atas terbentuknya Perum LPPNPI sesuai amanat UU No 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan Pasal 271 ayat 2,” kata Menhub.

Ia berharap, dengan terpilihnya anggota direksi dan dewan pengurus Perum LPPNPI, Perum ini dapat bekerja dengan baik dalam mendukung terselenggaranya keselamatan penerbangan di Indonesia dan terciptanya pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia secara profesional dengan kualitas pelayanan yang sama pada setiap penyelenggara pelayanan.

“Setelah pemilihan dan pelantikan jajaran direksi, dalam beberapa waktu ke depan tahapan-tahapan dari pembentukan kelembagaan ini akan terus berlangsung. Saya meminta agar proses-proses transisi ini tidak akan menganggu kualitas pelayanan navigasi penerbangan kita.” ujarnya.

Menhub menegaskan, tantangan yang dihadapi ke depan oleh Perum ini tentu tidak kecil. “Kita semua tahu bahwa salah satu permasalahan krusial dalam dunia navigasi adalah masih sedemikian terbatasnya jumlah SDM ATC yang tersedia. Dari jumlah ATC yang ada sekarang yaitu sekitar lebih dari 1.000 petugas ATC, masih dibutuhkan 800 petugas ATC untuk memenuhi kebutuhan idealnya. Alangkah baiknya apabila lembaga ini ke depan turut pula memberikan kontribusi terhadap pemecahan permasalahan menyangkut kekurangan SDM ini,” kata Menhub.

Adapun Direksi Perum LPPNPI yang baru diangkat tersebut adalah Ichwanul Idrus (Direktur Utama), Wisnu Darjono (Direktur Safety dan Standar), Saryono (Direktur Personalia dan Umum), Fadli Soesilo (Direktur Teknik Navigasi dan Penerbangan), Sonatha Halim Jusuf (Dirut Keuangan), Amran (Direktur Manajemen Lalu Lintas Penerbangan), dan New In Hartaty Manulang (Direktur Service Development dan IT).

Sedangkan Dewan Pengawas LPPNPI adalah Herry Bakti S Gumay (Ketua Dewan Pengasan) dan Muh. Khoirur Roziqin (anggota Dewan Pengawas). (aliy)

loading...