Angkasa Pura 2

Dirjen Perkeretaapian Gunakan Sepeda Tinjau Jalur KA di Jakarta

EmplasemenJumat, 18 Januari 2013
tunjung18

JAKARTA (beritatrans.com) – Dirjen Perkeretaapian Tundjung Inderawan blusukan menggunakan sepeda untuk melihat rel, yang menggantung akibat tergerus air menyusul jebolnya tanggul Kali Banjir Kanal Barat.

Dengan berkonstum pesepeda, Tundjung masuk ke kolong jembatan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2013). Dia juga meninjau depo kereta dan Stasiun Manggarai, Duri, dan Tanah Abang.

“Rel yang menggantung segera diperbaiki, namun menunggu Pemprov DKI Jakarta memperbaiki tanggul yang jebol,” jelas Tundjung Inderawan kepada beritatrans.com

Dia mengemukakan tanah dan sirtu akan diisi di bawah rel yang menggantung. “Ini pekerjaan yang relatif mudah. Kami bisa secepatnya memperbaiki sehingga kereta bisa melintasi lagi jalur ini,” cetusnya.

Selain urusan rel menggantung, dia mengemukakan mesti dicek pula sistem persinyalan, gardu listrik serta jalur seluruh perlintasan KRL Jabodetabek, yang terkena dampak banjir.

Menyinggung operasional KRL, Dirjen Perkeretaapian mengutarakan bisa menggunakan mekanisme operasional parsial. “Operasi ini harus berbasis evaluasi terhadap keseluruhan trek dan sinyal,” tegasnya.

450.000 PENUMPANG
Secara terpisah, Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Mateta Rizalulhaq mengungkapkan jebolnya tanggul mengakibatkan 220 perjalanan kereta terganggu.

“Dari arah Bogor 130 perjalanan, dari arah Bekasi 90 perjalanan. Kereta itu biasa mengangkut 450.000 penumpang perhari. Kereta dari Bogor dan Bekasi, hanya sampai Manggarai,” ungkapnya.(aw).