Angkasa Pura 2

BPSDM Perhubungan Lahirkan 1.569 Ahli Teknik Bandara & Navigasi Udara

SDMSelasa, 22 Januari 2013
cap. bobby r mamahit-edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Hingga tahun 2016, Badan Pengembangan SDM Perhubungan Kementerian Perhubungan akan melahirkan 764 tenaga ahli teknik navigasi udara (TNU), teknik listrik bandara (TLB) dan teknik manajemen bandara (TMB). Sedangkan tenaga ahli lalu lintas udara (LLU) atau air traffic controller (ATC) sebanyak 805 orang.

“Selama 3 tahun ke depan, total lulusan sebanyak 1.564 tenaga ahli. Dengan ratusan lulusan tersebut akan memenuhi kebutuhan Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) dalam memberikan pelayanan navigasi dan kontrol lalu lintas udara,” jelas Kepala BPSDM Perhubungan, Capt. Bobby Mamahit kepada beritastrans.com, Selasa (22/1/2013).

Dia mengemukakan tenaga ahli tersebut dilahirkan oleh Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Medan, ATKP Makassar, ATKP Surabaya dan Sekolah tinggi Penerbangan Indonesia (STPI). “Kalau dibutuhkan, kami bisa melahirkan tenaga ahli sesuai pesanan dari LPPNPI. Mereka menyediakan personelnya, tentu mesti sarjana, lalu kami didik selama setahun,” ungkap Bobby.

Untuk tahun ini, dia mengungkapkan ATKP Medan melahirkan 28 tenaga TNU dan 27 LLU, ATKP Surabaya melahirkan 30 tenaga TNU, 30 TLB dan 30 LLU, ATKP Makassar 24 TLB dan 22 LLU, serta STPI 29 TNU, 30 TMB dan 58 LLU. “Kami juga melahirkan tenaga LLU non diploma, yang untuk tahun ini akan ada 40 orang lulus pendidikan,” ujar Kepala BPSDMP.

LANGSUNG BEKERJA
Mengenai peluang bekerja bagi tenaga ahli yang dilahirkan empat lembaga pendidikan tersebut, Bobby R Mamahit menyatakan selama ini langsung diterima di PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II. Ada juga yang bekerja di perusahaan pengelola bandara di luar negeri.

“Sebagian besar di antara mereka tidak perlu lagi dites menjadi pegawai. Soalnya, kami sudah menjalin kerjasama dengan PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II dalam penyerapan tenaga ahli operasional bandara tersebut. Laris manis memang,” ucap mantan Sekditjen Perhubungan Laut tersebut.

Dengan adanya kepastian ditampung di pasar kerja, Bobby menuturkan taruna menjadi semakin bersemangat. Bahkan setiap rekrutmen calon taruna, pelamarnya sangat besar. “Apalagi begitu bekerja, gaji mereka relatif besar,” tandasnya.(aw).

loading...