Angkasa Pura 2

Merpati Gandeng Singapore Technology Aerospace Mendidik Pilot Airbus

KokpitMinggu, 27 Januari 2013
Merpati Sekolah pilot

JAKARTA (beritatrans.com) – PT Merpati Nusantara Airlines mempercayakan kepada Singapore Technology Aero Academy PTE LTD (STAA), salah satu Subsidiary Singapore Technology Aerospace, untuk mengadakan pelatihan dan pendidikan bagi para pilot Merpati. Rencana kerjasama tersebut sesuai dengan kebutuhan Merpati yang memerlukan banyak Pilot untuk mengoperasikan pesawat jenis Airbus A 320, yang akan tiba, memperkuat armada pesawat komersialnya.

“STAA akan memberikan Pendidikan dan Pelatihan bagi pilot maupun calon pilot airbus A320 Merpati. Merpati sendiri akan membutuhkan banyak pilot yang ahli dan terampil dalam mengoperasikan pesawat air bus A320,” kata Senior Vice Presiden Corporate Secretary Merpati Herry Saptanto, kepada Pers di Jakarta, kemarin.

Nota kesepahaman (MOU) Kerjasama antara Merpati dengan STAA sudah ditandatangani beberapa hari lalu di Jakarta oleh Presiden STAA, Peh Teng Keng dan Rudy Setyopurnomo sebagai Direktur Utama Merpati.

Herry menjelaskan, kerjasama pelatihan ini merupakan bentuk kepercayaan STAA kepada manajemen Merpati, agar pilot Merpati lebih professional dan menguasai berbagai macam teknologi pesawat udara terbaru di dunia khususnya pesawat Airbus A 320 yang akan segera tiba.

Dalam rencana Kerjasama itu STAA rencananya akan melatih sekitar 150 calon pilot airbus Merpati setiap tahunnya. Pendidikan dan pelatihan akan dibagi menjadi beberapa angkatan.

“STAA bersama Merpati akan mengadakan rekrutmen bersama secara langsung termasuk ujian atau saringan akhir dari para calon taruna atau pun calon pilot Merpati yang akan dididik STAA dalam MPL Program. Nantinya tenaga tenaga ahli dari STAA akan datang dari Australia maupun Singapura untuk mengadakan perekrutan langsung kepada calon taruna ataupun cadet di Indonesia. Yang terbaik tentunya yang akan terpilih,” papar Herry.

Kerjasama antara Merpati dengan STAA tidak hanya sebatas pada perekrutan dan peningkatan kemampuan pilot Airbus A 320 milik Merpati, melainkan juga pada peningkatan kemampuan MMF (Merpati maintenance facility) atau fasilitas perawatan pesawat Merpati. Selain pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia MMF juga akan ada bantuan peningkatan peralatan untuk mendukung kinerja MMF.

“Kelak kita harapkan MMF menjadi basis perawatan pesawat Airbus di kawasan Asia setidaknya Asia Tenggara dan basis perawatan pesawat terbang Propeller yang dioperasikan di Indonesia,” katanya. (aliy)

loading...