Angkasa Pura 2

GMF AeroAsia Siapkan Rp500 Miliar untuk Bangun Hanggar

KokpitRabu, 30 Januari 2013
GMF 1

JAKARTA (beritatrans.com) – PT Garuda Manintenance Facility AeroAsia (GMF AeroAsia) menyediakan dana Rp500 miliar untuk membangun hanggar seluas 64.000 m2. Direncanakan, hanggar yang berada di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng tersebut beroperasi pada Juli 2014.

“Hanggar akan dibangun dengan konsep butterfly yang terdiri dari dua wing yaitu satu wing untuk perawatan pesawat Garuda dan satunya lagi untuk non-Garuda baik domestik maupun internasional,” kata Direktur Utama PT GMF AeroAsia Richard Budihadianto saat peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan tersebut di Cengkareng, Rabu (30/1).

Richard mengatakan, penambahan jumlah hanggar dilakukan melihat pertumbuhan pesawat Garuda Indonesia yang mengalami peningkatan pesat. Sesuai dengan program quantum leap Garuda, jumlah pesawat yang akan dioperasikan mencapai lebih dari 194 pesawat.

“Pembangunan hanggar GMF AeroAsia ke-4 tersebut akan dilakukan oleh PT Wijaya Karya dengan anggaran sekitar Rp500 miliar,” katanya.

Hanggar ini nantinya akan melayani perawatan pesawat narrow body, baik untuk kawasan domestik maupun regional. Pertumbuhan pesawat narrow body tersebut yang paling pesat. Dengan penambahan hanggar maka akan meningkatkan jumlah pesawat narrow body yang melaksanakan perawatan di dalam negeri.

Menurutnya, penambahan hanggar itu selain meningkatkan efisiensi operator pesawat, tapi juga membantu menekan jumlah devisa yang mengalir ke luar negeri. “Apalagi hangar ke-4 ini dikerjakan oleh perusahaan dalam negeri dan pendanaannya didukung oleh institusi keuangan dalam negeri,” ujar Richard.

Dengan penambahan kapasitas tersebut, pendapatan dari base maintenance juga akan meningkat signifikan. Ditargetkan pada 2013 tahun, pendapatan dari base maintenance mencapai US$70 juta dan pada tahun 2014 naik menjadi US$90 juta. Pada 2015, base maintenance ditargetkan meraih pendapatan US$123 juta atau naik 100 persen dibandingkan pendapatan tahun 2012. Pada tahun ini, pendapatan GMF ditargetkan US$260 juta dan pada tahun 2017 nanti diharapkan dapat menembus angka US$500 juta. (vena)

← Artikel Sebelumnya