Angkasa Pura 2

Kisruh Calon Penumpang Eks-Batavia Air, Kemana Saja Pengurus INACA?

BandaraJumat, 1 Februari 2013
posko batavia air

JAKARTA (beritatrans.com) – Pengamat kebijakan publik dan konsumen Agus Pambagio mengemukakan Indonesian National Air Carriers Association (INACA) terkesan diam saja dengan masalah yang diderita calon penumpang eks-Batavia Air.

“Saya menyesalkan INACA cuma diam. Saya melihat justru PT Angkasa Pura II begitu cepat menggelar aksi antisipasi untuk mengakomodir kepentingan calon penumpang tersebut,” cetus mantan pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) itu kepada beritatrans.com, Jumat (1/2/2013).

Sikap INACA itu amat kontras bila ada problem yang disebabkan oleh pengelola bandara yakni PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II. Pengurus asosiasi penerbangan sipil itu cepat bereaksi dengan berteriak ke publik.

Kondisi berbeda diperlihatkan INACA saat salah satu anggotanya bermasalah. Calon penumpang eks-Batavia Air dibiarkan mencari sendiri solusi. Akibatnya, mereka mengamuk di sejumlah bandara dan kantor Batavia Air.

“Sampai detik ini mereka tidak terlihat bekerja riil di bandara. INACA juga tidak cepat menjelaskan kepada publik langkah-langkah yang efektif untuk meredam kekecewaan calon penumpang. Kemana saja Pak Tengku Burhanuddin (sekjen INACA)? Saya sudah kirim pesan via BBM ke Pak Tengku,” ujar Agus Pambagio.

BANGUN POSKO
Dari pengamatan langsung sejak Kamis (31/1/2013) malam di Bandara Soekarno – Hatta, dia menuturkan justru PT Angkasa Pura II membangun posko di Terminal IC bandara.

“Di posko itu, personel PT Angkasa Pura II bersama petugas dari Polres Bandara dan lainnya begitu bekerja keras mengkoordinasikan dengan sejumlah airline agar bisa mengangkut calon penumpang,” jelasnya.

Hingga tadi malam, Agus Pambagio mengungkapkan baru Mandala dan Express Air yang mau mengangkut penumpang eks- Batavia Air dengan tanpa mengenakan biaya tambahan. “Mandala dan Express juga menempatkan petuganys di posko yang didirikan oleh pengelola Bandara Soekarno – Hatta,” tuturnya.(aw).

  • Fauzi Fahmi

    Bisa minta telp yang bisa dihubungi…karena di Perusahaan kami banyak korban akibat kebohongan yang dilakukan oleh Promo Tiket Batavia