Angkasa Pura 2

Kontrol Jam Terbang Pilot Garuda Ketat

KokpitSelasa, 12 Februari 2013
Pilot

JAKARTA (beritatrans.com) – Jam terbang para pilot PT Garuda Indonesia Air (Garuda) dikotrol sangat ketat. Demikian dikatakan Vice Presiden Komunikasi Perusahaan Garuda Indonesia Pujobroto terkait kebijakan pemerintah melarang terbang (grounded) terhadap sekitar 30 pilot yang kelebihan jam terbang.

“Sistem pengontrolan jam terbang pilot dilaksanakan dengan integrated operations control system, sehingga jam terbang setiap pilot termonitor secara sistemik,” kata Pujobroto melalui keterangan pers yang diterima beritatrans.com di Jakarta, Selasa (12/2/2013).

Pujobroro mengatakan, para pilot Garuda sendiri juga memiliki mekanisme kontrol. Dalam satu hari, maksimal 9 jam terbang; satu minggu, maksimal 30 jam terbang; satu bulan, maksimal 110 jam terbang; dan satu tahun, 1050 jam terbang.

“Melebihi ketentuan tersebut, maka pilot akan mendapat sangsi dari perusahaan,” ujarnya.

Disamping jam terbang, Garuda juga menetapkan ketentuan yang ketat menyangkut waktu istirahat pilot, yaitu 15 jam di home base dan 13 jam di kota destinasi.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang terbang 30 pilot dari berbagai maskapai karena melebihi batas maksimal terbang mingguan, bulanan dan tahunan yang disyaratkan pemerintah. Mereka diharuskan beristirahat untuk sementara waktu hingga dianggap siap kembali menerbangkan pesawat.

“Masih akan kita periksa satu per satu lagi yang lain,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Herry S Bhakti Gumay, Selasa (29/1).

Tahun ini, setiap tiga bulan Direktorat Keselamatan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Kementerian Perhubungan mengevaluasi kepatuhan pilot terhadap regulasi. Salah satunya adalah pembatasan jam terbang. Itu agar pilot tidak terlalu letih dan mengurangi potensi kecelakaan akibat faktor manusia.

Menurut dia, semua pilot lokal maupun asing yang bekerja di maskapai yang beroperasi di Indonesia harus mematuhi aturan mengenai batas maksimal jam terbang ini. (aliy)

loading...