Angkasa Pura 2

Bobby R Mamahit Dilantik Jadi Dirjen Perhubungan Laut Kamis Besok

DermagaWednesday, 20 February 2013

JAKARTA (beritatrans.com) – Setelah kosong begitu lama, jabatan Dirjen Perhubungan Laut akan diisi secara definitif. Captain Bobby R Mamahit digeser dari posisi Kepala BPSDM Perhubungan menjadi dirjen.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan mengemukakan pelantikan Bobby sebagai Dirjen Perhubungan Laut dilakukan oleh Menteri EE Mangindaan, Kamis (21/2/2013).

Mutasi jabatan tersebut, dia menegaskan diharapkan akan semakin mendorong roda pelayanan Ditjen Perhubungan Laut menjadi lebih baik lagi. “Untuk menggantikan Pak Bobby di posisi Kepala BPSDM Perhubungan ditunjuk Pak Edi Wibowo, yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli menteri,” jelas Bambang kepada beritatrans.com

Selama ini belum ada pejabat definit dirjen perhubungan laut setelah Leon Muhammad dilantik menjadi Sekjen Kementerian Perhubungan. Jabatan tersebut dirangkap oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono.

ISU SESAT
Mutasi Bobby R Mamahit, beritatrans.com mencatat sempat diterpa isu-isu terbilang menyesatkan. Sejumlah pihak menuding Bobby bermasalah dengan kasus korupsi. Tak sekadar tudingan, pihak-pihak itu juga diduga mendorong LSM untuk demo menolak Bobby.

Setelah tudingan itu terbantahkan, muncul isu bahwa mantan Adpel Sorong, Adpel Tanjung Priok dan Sekditjen Perhubungan Laut itu masih kerabat dari EE Mangindaan dan istrinya. Padahal walaupun sama-sama berasal dari Sulawesi Utara, kampung halaman mereka amat berjauhan.

Lagi-lagi isu terus membombardir. Giliran isu agama dimunculkan. Pengangkatan Bobby dinilai karena persamaan agama antara Bobby dengan EE Mangindaan, dan merupakan bagian dari upaya kristenisasi. Padahal pejabat eselon I di kementerian perhubungan hanya ada satu beragama Nasrani yakni Bobby.

Karenanya benar penegasan dari Bambang Ervan kepada beritatrans.com bahwa sejatinya pengangkatan Bobby merupakan mutasi dan bukan promosi. “Lagipula mutasi itu lewat seleksi amat ketat,” cetusnya.(aw).