Angkasa Pura 2

Angkasa Pura II Kembangkan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

BandaraJumat, 22 Maret 2013
Terminal-3-Soekarno-Hatta

JAKARTA (beritatrans.com) – PT Angkasa Pura II siap untuk mengembangkan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk meningkatkan pelayan terhadap penumpang. Pekerjaan ini dimulai dengan adanya MoU antara PT Angkasa Pura II dengan Konsorsium Kawahapejaya Indonesia KSO, 18 Maret lalu.

Bintang Perbowo, salah seorang direktur utama dari Konsorsium Kawahapejaya Indonesia KSO mengatakan, konsorsium ini merupakan gabungan dari beberapa perusahaan bidang konstruksi dan design, seperti PT Wijaya Karya, PT Waskita Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Jaya Teknik, PT Indulexco, PT GMDI, dan PT Atelier 6 Aesitek.

“Nilai proyek ini mencapai Rp4,7 triliun dengan pelaksanaan pekerjaan sekitar 28 bulan berjalan setelah penandatanganan berlangsung. Diprediksi proyek ini akan selesai dan dioperasikan awal tahun 2015,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sunoko.

Tri Sunoko mengatgakan, pembangunan ini dirasa perlu karena untuk mengatasi kelonjakan penumpang yang tiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Tahun 2012 lalu penumpang terminal ini mencapai 57,7 juta orang.

Ia berharap pengembangan Terminal 3 Ultimate dapat dioperasikan tahap I pada September 2014 dan mampu menambah 8 juta penumpang per tahunnya. Tahap II, Januari 2015 dengan kapasitas 21 juta penumpang per tahun. Sedangkan tahap III pada Juli 2015 dengan daya tampung menjadi 25 juta penumpang per tahun.

“Selesai pengembangan Terminal 3 ini akan menjadikan luas area bangunan terminal 354.000 m2, lahan parkir 88.000 m2, dan VIP 7.000 m2,” kata Tri Sunoko.

Tri Sunoko juga menegaskan, Terminal 3 Ultimate ini juga menambahkan fasilitas yang baru untuk memuaskan pengguna jasa, antara lain BHS (Baggage Handling System), 6 Elegan Island Counter Check In (common use & centralized check in counter), pembuatan furniture yang berkonsep budaya indonesia.

Dan pihak Angkasa Pura II juga sangat memperhatikan pengelolaan limbah yang menjadi prioritas utama, untuk pengelolaan limbah, Angkasa Pura II menggunakan Basic Waste Facility. Dimana pengelolaan limbah proyek ini dibagi tiga (padat, gas, cair), tempat pembuangan sampah diluar pembangunan. (Puteranegara)