Angkasa Pura 2

Bandara Juanda Sabet ASEAN Award

BandaraSenin, 1 April 2013
juanda

SURABAYA – Prestasi bergengsi disabet Bandara Juanda, Surabaya. Di ajang ASEAN Commercial Aviation Awards Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA) 2013, bandara ini menyabet ASEAN Airport of The Year Award untuk penumpang di bawah 20 juta orang per tahun.

Sebelumnya, bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I itu masuk dalam nominasi penghargaan tingkat Asia Pasifik, yaitu Routes Airport Marketing Awards 2013 yang diumumkan pekan lalu di Mumbai, India.

“Alhamdulillah. Saya tidak menyangka Bandara Juanda bisa meraih penghargaan international ini,” cetus General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Udara Juanda Trikora Harjo, kemarin.

Penghargaan ini diumumkan pada Kamis (28/3/2013) sore, di Ballroom Mahsuri International Exhibition Centre (MICE) Langkawi, yang menjadi tempat perhelatan kegiatan pameran penerbangan dan maritim dua tahunan di negeri jiran itu.

LIMA 2013 yang digelar hingga akhir pekan kemarin, menghadirkan 300 orang pelaku industri penerbangan komersial dan militer. Mereka berasal dari 52 negara.

LEWAT SURVEY
Managing Director LIMA 2013, Ahmad Dzuhri Wahab, mengatakan, penilaian pemenang ASEAN Commercial Aviation Awards 2013 ini dilaksanakan melalui survei oleh konsultan Frost and Sullivan.

Bertindak sebagai juri adalah perwakilan dari industri aviasi dan pemerintahan (Departement of Civil Aviation Malaysia). Setiap kategori mengikutsertakan setidaknya lima nominasi.

Adapun kriteria pemilihan antara lain kepemimpinan, strategi pemasaran, pertumbuhan pasar dan penumpang, profit, serta performa yang diraih dalam tiga tahun terakhir.

Penyerahan penghargaan ini dihadiri mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad. Hadir dalam acara ini General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Udara Juanda Trikora Harjo, dan Corporate Secretary PT Angkasa Pura I Farid Indra Nugraha, Vice President Corporate Quality Safety and Environment Management PT Garuda Indonesia Tbk Novianto Herupratomo.

LIMA 2013 yang digelar hingga akhir pekan ini, menghadirkan 300 orang pelaku industri penerbangan komersial dan militer. Mereka berasal dari 52 negara.

loading...