Angkasa Pura 2

Parkir Kendaraan Semakin Tak Terkendali

Another NewsMonday, 8 April 2013

Sejalan dengan pertumbuhan kendaraan pribadi yang demikian besarnya dalam beberapa tahun belakangan ini menimbulkan berbagai permasalahan baru diantara peningkatan kebutuhan ruang parkir, sedangan penyediaan tempat parkir ditempat tujuan perjalanan tidak mampu memenuhi kebutuhan.

Permasalahan ini bertambah berat dengan rendahnya kemampuan pemerintah dan kepolisian dalam mengendalikan pelanggaran parkir yang dilakukan masyarakat.  Disekitar kantor-kantor ataupun pusat-pusat kegiatan parkir sepeda motor dilakukan diluar gedung, dipinggir jalan atau diatas trotoar yang dikendalikan dan dikelola secara illegal dan tak kunjung dikendalikan oleh pemerintah atau kepolisian.

Akar permasalahan terletak pada gagalnya pemerintah daerah mengembangkan angkutan umum yang berkualitas serta tidak berkeberanian menjalankan kebijakan pembatasan kendaraan pribadi. Pertumbuhan kendaraan dibiarkan tumbuh tanpa ada upaya kendali pemilikan ataupun penggunaan kendaraan pribadi yang signifikan.

Banyak sudah wacana yang diangkat namun tidak ada yang direalisasikan, semuanya tinggal wacana dan wacana, padahal waktu, biaya dan pikiran yang terbuang percuma luar biasa.

Seharusnya pemerintah daerah mengambil kebijakan yang pasti yang diikuti dengan langkah-langkah yang dapat diterapkan, dengan mengutamakan perbaikan dan peningkatan pelayanan angkutan umum, serta menerapkan pembatasan kendaraan pribadi.

Pembatasan kendaraan pribadi yang bisa dilakukan dengan berdasar kepada kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah diantaranya  dengan kebijakan parkir yang menyangkut tarif parkir berdasarkan zonasi baik untuk on street dan off street yang akan memberikan efek yang sama dengan konsep jalan berbayar (Road Pricing), pembatasan ruang parkir on street maupun off street. Kepolisian harus berdiri didepan dalam pengendalian pelanggaran parkir, atau menyerahkan kewenangannya untuk mengendalikan parkir kepada pemerintah daerah.

Memang untuk itu dibutuhkan kepemimpinan yang tanggap terhadap permasalahan yang terjadi, berani dan tegas untuk menjalankan kebijakan lalu lintas yang pada gilirannya akan memberikan manfaat yang besar kepada seluruh masyarakat. Hal ini masih mungkin dilakukan oleh Jokowi dan Ahok yang selama ini telah menunjukkan charisma yang kuat untuk memperbaiki seluruh permasalahan yang ada di Jakarta.

Iskandar Abubakar / @iskandarabu