Angkasa Pura 2

Garuda Indonesia Tingkatkan Kualitas Pengrajin Tenun

KokpitJumat, 19 April 2013
Garuda Tenun

JAKARTA (beritatrans.com) – Garuda Indonesia bekerja sama dengan Cita Tenun Indonesia (CTI) dan METRO Department Store pada hari ini, Kamis (18/4) meresmikan pembukaan “Pelatihan Peningkatan Kualitas Pengrajin Tenun Lokal Nusantara”. Pembukaan pelatihan tersebut diresmikan secara bersama-sama oleh Direktur Keuangan Garuda Indonesia, Handrito Hardjono, Quality Control Cita Tenun Indonesia (CTI), Sjamsidar Isa dan CEO METRO Department Store Christine Barki di METRO Departement Store, Pacific Place, Jakarta.

Program “Pelatihan Peningkatan Kualitas Pengrajin Tenun Lokal Nusantara” tersebut merupakan upaya Garuda Indonesia, METRO Departement Store dan CTI untuk mengembangkan dan melestarikan tenun lokal Indonesia menjadi warisan negeri sehingga harapannya akan berdampak pula pada kesejahteraan para pengrajin.

Program pelatihan ini akan berlangsung mulai 18-22 April 2013 di METRO Pacific Place, Jakarta. pelatihan ini akan diikuti oleh komunitas masyarakat tenun dan mitra binaan Garuda dari wilayah Bali, Sambas, dan Lombok.

Melalui program pelatihan tersebut, seluruh mitra binaan Garuda Indonesia akan diberikan pelatihan dalam bidang penjualan, packaging, pemasaran, pricing, grooming, desain warna tenun dan pelatihan inovasi entrepreneurship.

Direktur Keuangan Garuda Indonesia, Handrito Hardjono mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Garuda Indonesia dan sebagai salah satu wujud komitmen Garuda Indonesia dalam membantu melestarikan kebudayaan Indonesia melalui peningkatan mutu industri nasional – khususnya industri tenun.

“Kiranya inisiatif Garuda Indonesia ini dapat mengangkat tenun pada level menengah ke atas. Program ini juga dimaksudkan untuk selanjutnya dapat meningkatkan industri tenun Indonesia menjadi World Class UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sehingga dapat membantu meningkatkan taraf hidup pengrajinnya,” ungkap Handrito.

Sementara itu, Quality Control Cita Tenun Indonesia (CTI), Sjamsidar Isa mengungkapkan apresiasinya atas dukungan Garuda Indonesia dan METRO selama ini sehingga program–program pengembangan tenun dapat tercapai sehingga mutu dan produksi para pengrajin tenun semakin baik dan diterima di kalangan menengah ke atas.

Dalam kesempatan yang sama, CEO METRO Departement Store Christine Barki mengatakan, program yang saat ini dijalankan merupakan lanjutan dari program yang telah dilakukan beberapa tahun lalu, dimana kami memberikan ilmu dasar industri ritel. Dan hasilnya, METRO dan para mitra melihat adanya bukti nyata, salah satunya peningkatan penjualan.

“Untuk itu, kelanjutan program pelatihan ini harus terus-menerus dijalankan. Dengan demikian para perajin tersebut tidak hanya mahir dibidangnya namun juga terbekali dengan kemampuan menjadi seorang entrepreneur berskala nasional hingga go international,” katanya.

Christine Barki menambahkan bahwa selain mendapatkan pelatihan, para pengrajin tenun tersebut juga mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produk mereka melalui program promo Spring METRO yang terdapat di gerai METRO Jakarta seperti METRO Pondok Indah, Senayan, Pacific Place dan Gandaria City mulai tanggal 5 – 30 April 2013 mendatang.

Sejak pertengahan tahun 2009 Garuda Indonesia bersama CTI telah bersama-sama melestarikan kain tenun di Indonesia khususnya melalui program-program pelatihan dan pembinaan kepada para pengrajin tenun di Bali, Lombok–Nusa Tenggara Barat dan Sambas-Kalimantan Barat. Untuk selanjutnya Garuda Indonesia juga akan mengembangkan industri tenun di Sumatera Barat.

Sebagai bentuk pengakuan keberhasilan Garuda Indonesia dalam membina para pengrajin tenun, Garuda Indonesia melalui mitra binaannya berhasil meraih INACRAFT Award 2011 dan 2012 South East Asia Programme: Award of Excellence for Handicrafts For Tenun Songket Sambas (Barkat Songket).

Sementara, itu pada tahun 2011 yang lalu CTI telah meluncurkan buku tenun yang berjudul “Tenun, Handwoven Textiles of Indonesia”. Buku tersebut berisi berbagai informasi dan dokumentasi berbagai jenis kain tenun, periode (masa) asal kain tenun, jenis-jenis preservasi yang telah dilakukan, hingga modernisasinya.

Selain itu, sejak Januari 2013, Garuda Indonesia juga telah memasarkan produk mitra binaan di Garuda Shop (sales onboard) untuk rute-rute internasional.

Mengingat tenun belum dikenal secara luas oleh masyarakat Indonesia, maka Garuda Indonesia, Cita Tenun Indonesia dan METRO Departement Store berkomitmen akan terus mendukung pelestarian budaya tenun ini. (aliy)

loading...