Angkasa Pura 2

Hindari Demo Buruh, Jangan Lewat Pintu M1 Bandara Soekarno – Hatta

BandaraRabu, 1 Mei 2013
bandara-antisipasi demo

JAKARTA (beritatrans.com) – Demo buruh memperingati Hari Buruh Sedunia (Mayday) tidak boleh masuk ke kawasan bandara. Karena itu, untuk Bandara Soekarno Hatta, pendemo akan ditahan untuk tidak melintasi pintu M1.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri Sunoko mengemukakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polri dan TNI dalam mengamankan bandara dari gangguan unjuk rasa.

“Sesuai dengan undang-undang, tidak diperbolehkan berunjukrasa di obyek vital, termasuk bandara. Bapak-bapak polisi pasti akan bertindak tegas bila ada demo mengganggu bandara,” cetusnya kepada beritatrans.com, Rabu (1/5/2013).

Mengenai antisipasi pendemo, General Affairs Bandara Soekarno – Hatta Yudis menyatakan pendemo tidak boleh masuk bandara lewat jalur manapun, termasuk pintu M1 (jalur belakang dari arah Tangerang).

“Kami apel besar pagi ini dengan melibatkan seluruh unsur yang berkaitan dengan keamanan bandara. Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Polri dan TNI,” ujarnya.

Yudis mengimbau para calon penumpang, air crew atau pihak-pihak yang berkepentingan ke Bandara Soekarno -Hatta, menghindari atau tidak melalui jalur Pintu Belakang M1 mulai jam 08.00 s/d jam 17.00.

DIBUBARKAN PAKSA
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Polisi Saud Usman Nasution menegaskan Polri melarang aksi unjuk rasa di objek-objek vital seperti bandara udara. Larangan ini berdasarkan dengan Undang Undang Nomor 9/1998 tentang kemerdekaan menyampaikan informasi dan pendapat.

“Berdasarkan UU Nomor 9/1998, ada beberapa tempat yang dilarang untuk melakukan unjuk rasa seperti bandara udara, stasiun kereta api, rumah sakit dan instalasi militer. Jika massa tetap memaksa untuk melakukan unjuk rasa di tempat-tempat tersebut, akan dilakukan pembubaran paksa,” tegas Saud Usman Nasution.(aw)

loading...