Angkasa Pura 2

PT Pelabuhan Indonesia II Optimalkan Fasilitas Pelabuhan Muara Sabak

DermagaSenin, 10 Juni 2013
Muara Sabak

JAMBI (beritatrans.com) – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Jambi akan mengoptimalkan fasilitas Pelabuhan Muara Sabak. Karena Pelabuhan Talang Duku (pusat kegiatan sekarang) sudah tidak bisa lagi disandari kapal (kecuali tongkang), sejak dibangun jembatan Muara Sabak.

General Manager (GM) Pelindo II Cabang Jambi, Abu Jai didampingi Manager Operasi Fadel Rasyid Senin di Jambi mengatakan tinggi jembatan Muara Sabak yang dibangun Pemda Kab Jabung Timur setahun lalu hanya 12,50 meter. Padahal dibutuhkan ketinggian minimum 18 meter agar kapal bisa lewat menuju Pelabuhan Talang Duku.

Akibatnya barang barang ekspor seperti karet, batubara, CPO yang dulu masuk Talang Duku, sekarang ini lari ke Pelabuhan Palembang.

Selain itu, tambahnya, alur masuk ke Talang Duku dari ambang luar terlalu jauh 130 km sehingga dibutuhkan waktu 30 jam oleh sebuah tongkang sampai Talang Duku. Sementara jarak tempuh kapal/tongkang ke Pelabuhan Muara Sabak hanya dua jam saja.

Saat ini fasititas di Muara Sabak sudah ada dermaga sepanjang 100 meter, lahan penumpukan dua hektare. Rencananya baik dermaga maupun lapangan penumpukan akan ditambah. Satu satunya kendala pengembangan Muara Sabak kualitas jalan eksisting hanya berkekuatan 8 ton. Padahal diperlukan kekuatan 25 ton agar mampu dilewati truk kontainer.

“Sedang dilakukan pendekatan dengan Pemda Jabung Timur agar kualitas jalan ditingkatkan,” katanya.

Throughput/produktivitas Pelabuhan Jambi (Talang Duku, Muara Sabak, Kuala Tungkal dan DUKS) sampai April 2013 meliputi: kunjungan kapal 1.464 unit, arus barang 1.874.978 ton, arus petikemas 16.864 box (21.339) TEUS dan arus penumpang (embarkasi/debarkasi) 3.761 orang.

Produktivitas tahun 2012 meliputi: kunjungan kapal 5.683 unit, arus barang 5.790.479 ton, arus petikemas 50.968 box atau (61.316) TEUS dan arus penumpang 21.474 orang (wilam)