Angkasa Pura 2

Rebut Pasar di NTT, Merpati Tambah Frekuensi Penerbangan

KokpitSabtu, 15 Juni 2013
merpati-boeing

KUPANG – Pasca tragedi hard landing di Bandara El Tari, Kupang maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA) justru segera menambah frekuensi penerbangan di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melayani berbagai daerah di wilayah provinsi kepulauan ini.

“Dari pengalaman selama ini ternyata pasar penerbangan di NTTsangat menjanjikan dan perlu digarap lebih serius lagi. Karena itu, MNA berencana menambah frekuensi penerbangan untuk melayani daerah-daerah di wilayah Provinsi NTT ini,” kata District Manager PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) District Kupang, Srianto Senoadi di Kupang, Sabtu (15/6/2013).

Selain itu, kata Srianto, hampir semua kabupaten/kota di Provinsi NTT memiliki bandara, tapi juga memiliki pulau yang elok serta objek wisata yang menarik untuk wisatawan mancanegara dan domestik.

Dia mengakui, prospek pasar penerbangan di NTT sangat bagus dengan kondisi penerbangan pendek, harga bagus. Untuk itu, Merpati Nusantara Airlines akan tambah frekuensi dan juga berpeluang akan menambah rute penerbangan.

“Saat ini ada tiga pesawat yang berlabuh (stay) di Kupang untuk melayani penerbangan dengan rute Kupang ke berbagai kabupaten yang ada di NTT. Rute penerbangan MNA dengan basis di Bandara El Tari Kupang, melayani rute penerbangan Kupang-Kalabahi, Kupang-Bajawa, Kupang-Maumere, Kupang-Ende, Kupang-Ruteng, Kupang-Tambolaka dan Kupang-Waingapu,” jelasnya.

Srianto menambahkan, penambahan frekuensi rute penerbangan dilakukan manajemen MNA ini semata-mata untuk memperlancar arus transportasi udara, dan memberikan manfaat untuk memenuhi kebutuhan transporatasi bagi seluruh masyarakat di provinsi kepuluan ini.

Menurutnya, kalau penerbangan lancar dan luas maka masyarakat akan terbantu, juga akan memudahkan akses bagi para wisatawan yang hendak menikmati objek wisata dan keindahan alam di NTT.

Terkait penerbangan subsidi yang masih dilakukan Merpati dengan sejumlah pemerintah kabupaten, Srianto mengatakan, hal ini masih terus dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Belu untuk melayani rute penerbangan Kupang-Atambua.

Selain itu, dengan Kabupaten Rote untuk melayani rute penerbangan Kupang-Rote, dan pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk melayani rute penerbangan Kupang-Sabu. (machda)

loading...