Angkasa Pura 2

Mulai 1 Juli KAI Berlakukan Tarif Bersubsidi

EmplasemenRabu, 19 Juni 2013
KERETA API COMUTER

JAKARTA (beritatrans.com) – Mulai 1 Juli PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) akan memberikan tarif bersubsidi bagi pengguna jasa angkutan umum kereta api listrik (KRL). Tarif murah itu diberikan dari subsidi pemerintah pusat melalui PSO (Public Service Obligation).

“Dana PSO kali ini juga untuk subsidi KRL sekitar Rp286 miliar. Itu untuk KRL ekonomi dan AC. Kalau KRL AC PSO sekitar Rp200 miliar,” kata Tri Handoyo di Jakarta, Selasa (18/6/2013).

Dia mengemukakan, KCJ akan memberikan subsidi harga tiket KRL ekonomi AC Jabodetabek (Commuter Line) mulai 1 Juli 2013. Kebijakan ini sebagai tindak lanjut dihapuskannya KRL ekonomi non-AC Jabodetabek.

“Berdasarkan perhitungan kita berikan subsidi (Public Service Obligation) sebesar Rp4.000 kepada penumpang KRL AC ekonomi sehingga masyarakat maksimal hanya membeli tiket seharga Rp5.000 seperti dari Jakarta ke Bogor tarifnya itu Rp9.000 jadi masyarakat cukup membayar Rp5.000,” ujar Tri Handoyo.

Ia menambahkan, tarif yang akan dikenakan itu tarif progresif atau tarif berbasis jarak. Tarif itu dihitung dari 5 stasiun pertama yaitu stasiun keberangkatan penumpang dikenakan tarif Rp2.000. Tarif dihitung per 3 stasiun dengan tarif sebesar Rp5.000. “Jadi tarif berdasarkan jumlah stasiun yang dilewati,” katanya.

Tri Handoyo menjelaskan, Subsidi atau Public Service Obligation (PSO) nantinya akan diberikan kepada seluruh penumpang KRL Jabodetabek bukan melalui mekanisme hanya golongan masyarakat tertentu. (machda)

loading...